HEADLINES NEWS :
REDAKSI

Jembatan Leuwiranji Kembali Butuh Perbaikan

Diposkan Oleh: potretbogornews.com on Tuesday, August 13, 2019 | 8:44 PM


Rumpin - Warga dan pengguna jalan menngungkapkan keluhan atas kerusakan jembatan Leuwiranji yang berada di Desa Sukamulya Kecamatan Rumpin. Pasalnya, jembatan itu merupakan akses utama warga menuju Kecamatan Gunungsindur. Warga juga khawatir masalah jembatan jika dibiarkan tanpa khawatir akan timbul bahaya yang lebih besar.
Berdasarkan penelusuran, jembatan yang memiliki lebar 6 meter dan panjang 115 meter tersebut, tampak seperti besi dan aspal badan jalan di atas sudah mulai rusak. Kondisi jembatan juga sudah mulai goyang kompilasi dilalui kendaraan truk penambangan atau mobil besar.

Menurut Muzir Tamam seorang tokoh pemuda Desa Sukamulya, sebenarnya jembatan Leuwiranji baru beberapa tahun yang lalu diperbaiki. Dia menilai, kerusakan jembatan ini di sinyalir karena sering dilintasi truk tambang dengan tonase tinggi dan juga dipindahkan berhenti jembatan. Dikatakan olehnya, situasi jembatan saat ini sudah menjadi pengguna jalan pengendara sepeda motor.“Kalau dibiarkan jembatan itu akan amblas. Sebelum hal itu terjadi, lebih baik Pemkab Bogor segera pulih atau melakukan perbaikan. Tapi memang harus dikeluarkan penertiban terhadap truk tambang yang sering parkir diatas jembatan tersebut. ”Ungkapnya.

Sementara itu, ketua Aliansi Gerakan Jalur Tambang (AGJT) Junaedi Adiputra mengaku sangat prihatin melihat kondisi jembatan Leuwiranji yang merupakan akses paling penting antara Kecamatan Rumpin dengan Gunungsindur. Sementara menurutnya, belum genap satu tahun perbaikan dilakukan saat ini kondisinya sudah rusak parah lagi.“Kerusakan pada jembatan itu, seperti bantalan besi dan baud-baudnya sudah terlepas dan harus segera di verifikasi atau diperbaiki. Jangan dibiarkan sampai menimbulkan kecelakaan, itu pasti korbannya itu masyarakat. Dalam hal ini Pemkab Bogor sebagai penanggung jawab harus segera melakukan tindakan. ”Cetusnya.

Sementara Sekdes Desa Sukamulya Agus Santhony menyampaikan perbaikan jembatan Leuwiranji memang belum genap disetujui. Menurutnya, anggaran sebesar apapun yang dikeluarkan Pemerintah Daerah tidak akan mengubah jembatan menjadi bagus dan kuat. “Karena kendaraan yang melintas, terutama truk tronton, memiliki tonase berat dan berbobot besar,” jelasya.

Agus mengungkapkan, sudah banyak masyarakat yang mengeluhkan rusaknya jembatan Leuwiranji kepada Pemerintah Desa Sukamulya. “Karena jembatan sebagian besar sudah ditinggali, karena sudah hancur. Lalu baud - baud pengukat juga sudah rusak. Jadi mereka yang pindah malah takut terjadi kecelakaan atau hal lainnya. ”pungkas Agus.(Jamil)
Share this article :

0 comments:

Silahkan Berikan Komentar Anda

Terimakasih...

G

LAWAS

 
potretbogornews : Redaksi | redaksi.potretbogornews3@gmail.com | Facebook | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Copyright © 2010 - 2018. Iwan S Pamungkas. - All Rights Reserved
potretbogornews.com update berita kita