HEADLINES NEWS :
REDAKSI

Di Jalan Raya Kemang Marka Dan Rambu Lalulintas Minim Rawan Kecelakaan

Diposkan Oleh: potretbogornews.com on Rabu, 01 Mei 2019 | 17.38


Kemang - Jalan raya Kemang Parung yang menghubungkan Kota dan Kabupaten Bogor, Kota Tanggerang dan Kota Depok rawan kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas). Padahal volume kendaraan di jalan tersebut sangat ramai karena masuk dalam jalur kelas jalanprovinsi, namun sangat disayangkan jika sarana public tersebut belum isertai sarana penunjang. Sehingga hal ini menyebabkan sebagian warga dan pengguna jalan merasa kurang dipeuhi sebagai warga Negara yang berhak mendapatkan pelayanan public.


Dari informasi yang dihimpun berdasarkan penuturan warga serta catatan peristiwa kejadian laka lantas, di jalan raya kelas nasional ini, seringkali kecelakaan yang menimbulkan kerugian materil hingga dan korban jiwa. “Yang saya tau saja, dalam dua Minggu terakhir, ada tiga (3) kecelakaan yang cukup membahayakan pengguna jalan maupun warga,” ungkap Haji Hasan (56) warga Desa Jampang Kecamatan Kemang kepada wartawan, Rabu (2/4).

Hasan mengungkapkan 3 kejadian laka lantas tersebut adalah tertabraknya pagar bangunan sekolah PAUD Al Asyrie hingga roboh, oleh mobil angkutan yang oleng, lalu satu unit mobil pribadi yang menabrak batu (separator medium-red) pembatas jalan di depan gerbang Perumahan Kahuripan, dan satu lagi mobil truk pengangkut pasir yang juga menabrak pembatas jalan di depan SPBU Jampang Mesjid. “Kalau kata saya, ini karena kurangnya lampu penerangan jalan, kurangnya rambu lalu lintas, dan tidak jelasnya marka jalan, terutama yang di dekat batu-batu pembatas jalan. Jadi perlu ditambah dan diperbaiki.” ucapnya.


Dikonfirmasi hal ini, Kepala UPT Wilayah I Bogor pada Dishub Provinsi Jawa Barat Bambang Hermawan mengatakan, pihaknya akan segera berusaha menyampaikan aspirasi warga tersebut kepada pihak kementerian terkait. “Karena jalan tersebut klasifikasinya jalan kelas nasional. Jadi kewenangannya ada di kementerian,” ujarnya. 

Dia menambahkan, pihak Kementerian Perhubungan khususnya, tentu akan merespon baik setiap aspirasi warga seperti soal marka jalan dan rambu lalu lintas, jika memang dinilai sangat penting dan sudah masuk usulan perencanaan kegiatan. “Karena ada tupoksi dan kewenangan yang berbeda dari setiap instansi dan lembaga. Misalnya untuk pengadaan lampu penerangan jalan, perawatan kondisi jalan, pengadaan marka jalan dan rambu lalu lintas dan lain-lain. Tapi intinya, terimakasih infonya dan saya upayakan menyampaikan informasi ini.” pungkasnya.
Share this article :

0 komentar:

Silahkan Berikan Komentar Anda

Terimakasih...

G

LAWAS

 
potretbogornews : Redaksi | redaksi.potretbogornews3@gmail.com | Facebook | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Copyright © 2010 - 2018. Iwan S Pamungkas. - All Rights Reserved
potretbogornews.com update berita kita