HEADLINES NEWS :
REDAKSI

Warga Perum LBC Harapkan Bantuan Pemkab Dapatkam Sertifikasi Lahan

Diposkan Oleh: potretbogornews.com on Jumat, 23 November 2018 | 19.49

Parung - Ditengah gencarnya Program Terpadu Sertifikasi Lahan (PTSL) oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian Agraria dan Tata Ruang dan BPN, justeru ratusan orang kepala keluarga yang tinggal di perumahan Lembah Bukit Calincing yang terletak di RW 08 Desa Cogreg, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor mengaku kebingungan dan sangat membutuhkan perhatian Pemerintah Kabupaten Bogor (Pemkab)  untuk mendapatkan sertifikat kepemilikan lahan dan rumah yang sudah mereka tempati selama puluhan tahun.

Tamam salah seorang warga mengaku sangat sulit mengurus dan mendapatkan sertifikat kepemilikan karena berbagai masalah yang muncul di lahan perumahan yang jadi tempat tinggalnya sejak tahun 1993, karena sampai detik ini dirinya baru memegang surat jual beli (AJB) saja antara dirinya dan pihak pengembang." Saya sulit sekali untuk mengurus sertifikat, maka saya memohin bantuan pemerintah agar saya dan warga lainnya memiliki legalitas tanah yang sudah kami beli," terang Tamam yang juga selaku ketua RW.08, Jumat (23/11/2018).

Masih kata Tamam, jumlah warga di perumahan LBC sudah mencapai ribuan orang, dengan ratusan kepala keluarga (KK) dan secara administrasi kependudukan masuk wilayah RW 08 Desa Cogreg .Menurutnya, hampir sebagian besar masyarakat sudah tinggal selama 20 tahun di perumahan tersebut. Namun sebagian besar Kepala Keluarga justeru belum memiliki surat sertifikat hak milik (SHM). “Seluruhnya hampir ada 500 KK. Tapi hanya ada beberapa orang saja yang telah memiliki bukti kepemilikan sah. Itupun sudah lama dibuatnya dan dengan biaya yang cukup mahal,” ujarnya.

Menanggapi hal ini, Kepala Desa Cogreg Suherdi menerangjan, sejak awal terpilih menjadi Kades dirinya justeru ingin menciptakan suasana tertib administrasi kependudukan dan tertib administrasi pertanahan. Pemdes sudah sejak sudah berupaya dan berusaha keras membantu warga RW 08 perumahan LBC, agar bisa mendapatkan legalitas kepemilikan tanah yang sudah mereka tempati selama puluhan tahun tersebut. " Namun untuk sampai ke sana memang tidak mudah, banyak proses yang harus dijalani dan ditempuh,” paparnya.

Masih kata Suherdi, saat ini Pemdes tetap melakukan komunikasi dan koordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Parung juga Pemkab Bogor melalui Kantor Pertanahan/ATR Kabupaten Bogor." Kami selaku pemdes terus berupaya agar keinginan warga terlaksana namun tetap ikuti prosedur dan ketetapan hukum yang menjadi landasan dasar untuk dapat kepemilikan lahan," tandasnya.(Igon).

Share this article :

0 komentar:

Silahkan Berikan Komentar Anda

Terimakasih...

G

LAWAS

 
potretbogornews : Redaksi | redaksi.potretbogornews3@gmail.com | Facebook | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Copyright © 2010 - 2018. Iwan S Pamungkas. - All Rights Reserved
potretbogornews.com update berita kita