HEADLINES NEWS :
REDAKSI

RPS Provinsi Jawa Barat Targetkan 70% Suara untuk Prabowo-Sandi

Diposkan Oleh: potretbogornews.com on Monday, November 26, 2018 | 3:01 PM

Kemang - Ketua Relawan Prabowo Sandi (RPS) Provinsi Jawa Barat, M. Jarkasih rupanya mengoptimalkan amanat yang diberikan Gusti Surya Darma, SH selaku Ketua Umum RPS. RPS resmi mendeklarasikan untuk kemenangan Calon Presiden dan Wakil Presiden (Prabowo & Sandi). Deklarasi Relawan Prabowo Sandi dihadiri relawan-relawan dari Provinsi DKI Jakarta, Provinsi Jawa Barat dan Provinsi Jawa Timur.

Di rumah kediamannya daerah Jampang Kabupaten Bogor, M. jarkasih mengucapkan terimakasih atas semua relawan yang ikut, serta partisipasi aktif dalam deklarasi sore tadi (Sabtu, 24 november 2018) dan alhamdullilah disambut perwakilan dari rumah pemenangan (Seknas), Arief Rahman SH, MH. Lanjut Jarkasih, ini merupakan langkah awal dan untuk Provinsi Jawa Barat khususnya saya targetkan 70% suara untuk Prabowo Sandi, karena di Jawa Barat sendiri ada 27 Kabupaten/Kota yang terdiri dari 18 Kabupaten dan 9 Kota, ujarnya, Senin (26/11/2018).

Ia menambahkan, Relawan Prabowo Sandi Provinsi Jawa Barat optimis target tersebut akan tercapai, apalagi yang kita dukung Bapak Prabowo dan Bapak Sandi yang mempunyai komitmen untuk mewujudkan Indonesia adil dan makmur, tandas Jarkasih.

“Ya seperti mas lihat saat ini… sudah datang calon Ketua RPS DPC Kota Depok, Bapak Sutrisno dan Bapak Imron yang selama berlangsungnya deklarasi ikut bersama saya, malam ini juga kita mau menjadwalkan kegiatan-kegiatan RPS sampai tingkat desa. Seperti yang Ketua Umum RPS (Gusti Surya Darma, SH) katakan saat deklarasi, jangan sampai kita menjadi kuli di negeri (Indonesia) kita sendiri melainkan harus menjadi majikan”, ungkap Jarkasih.

“Saya sangat bangga kepada yang RPS dukung karena apapun yang dilontarkan dan cibiran tentang dirinya (Prabowo Sandi) yang tidak baik/bagus di media sosial, tetapi beliau tidak pernah marah tapi menyikapinya dengan tenang. Itu itu, ya seperti itu baru pemimpin namanya, tegas dan juga berwibawa. Karena saat ini harkat, martabat dan harga diri sudah tergadaikan, jadi kita harus mengambilnya, kan repot kalau kita tidak bisa mengambilnya (membayar-red). Namanya aja tergadaikan, jadi kalau gak bisa diambil berarti kta bayar bunganya seperti bayar utang Negara yang tidak kunjung lunas,"  tandasnya.(Iwan)

Share this article :

0 comments:

Silahkan Berikan Komentar Anda

Terimakasih...

G

LAWAS

 
potretbogornews : Redaksi | redaksi.potretbogornews3@gmail.com | Facebook | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Copyright © 2010 - 2018. Iwan S Pamungkas. - All Rights Reserved
potretbogornews.com update berita kita