HEADLINES NEWS :
REDAKSI

Rifdian : Pemotongan Dana RTLH Bisa Di Pidanakan

Diposkan Oleh: potretbogornews.com on Kamis, 20 September 2018 | 15.02

Kemang  - Menyikapi pemotongan dana Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) memakai sistem dua kali termin masing - masing Rp. 5 juta setiap terminnya yang dilakukan oleh Kepala Desa Pabuaran,Kecamatan Kemang,Kabupaten Bogor. Camat kemang Nana Mulyana sebelumnga saat dimkntai keterangan mengaku akan melakukan koscek terlebih dahulu ke lapangan.

Diberitakan sebelumnya,  Camat Kemang akan investigasi ke lapangan namun sampai hari ini mantan camat sukajaya tersebut belum memberian keterangan sesuai yang diungkapkan sebelumnya." Saya akan melakukan kroscek kelapangan, dan tentang penyaluran RTLH yang dilakukan Kades Pabuaran memakai dua kali termin, mungkin itu bagian dari sistem Pemdes Pabuaran dengan tujuan para penerima arif dalam penggunaannya," terang Camat pada Potret Bogor.

Sementara Rifdian Surya Darma anggota DPRD Kabupten Bogor dari komisi C saat dimintai keterangan dirinya meminta agar para kepala desa jangan sampai berani melakukan pemotongoan dengan alasan apapun terhadap dana yang diperuntukan untuk masyarakat karena bisa dipodanakan.

" Seharusnya dalam penyaluran dana RTLH jangan ada kata pemotongan dalam bentuk dan alasan apapun.  Karena pemetintah memberikan peruntukannya untuk masyarakat kurang mampu yang rumahnya tidak layak huni menjadi rumah yang layak huni. Jika ada pemotongan dan terbukti kebenarannya bisa kena pidana, " ujar Rifdian singkat. (*)

Share this article :

0 komentar:

Silahkan Berikan Komentar Anda

Terimakasih...

G

LAWAS

 
potretbogornews : Redaksi | redaksi.potretbogornews3@gmail.com | Facebook | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Copyright © 2010 - 2018. Iwan S Pamungkas. - All Rights Reserved
potretbogornews.com update berita kita