HEADLINES NEWS :
REDAKSI

Warga Kecamatan Ciampea Tolak Renternir Modus Koperasi Simpan Pinjam

Diposkan Oleh: potretbogornews.com on Kamis, 17 Mei 2018 | 18.12



Ciampea,potretbogornews - Gerah dengan jeratan rentenir yang membuat warga menderita, warga Kampung Cinaneng Satu Desa Cihideung Udik Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor memberi ultimatum tolak lintah darat.

Melalui spanduk yang dibentangkan dibeberapa titik di wilayah Desa Cihideung Udik, warga meminta agar rentenir berkedok bank keliling, Kosipa Ilegal atau orang yang meminjamkan uang ke warga dengan bunga tinggi, agar tidak lagi masuk ke wilayah ini, akibat terjerat renteunir, banyak warga menjadi sengsara akibat harus terus membayar cicilan pokok dan bunga yang terus membengkak.


Tokoh Masyarakat Bah Ali geram, karena akibat terjerat rentenir, ada warga yang hidupnya tertekan akibat di teror dan diancam, rumahnya akan disita.“Warga di sini pinjam ke rentenir karena butuh. Saat pengembalian tersendat akibat tidak ada pemasukan tetap. Karena bunga pinjmanan terus bertambah, warga tidak mampu membayar. Pemijam diancam akan disita rumahnya,” ungkapnya kepada potretbogornews.
.
Spanduk yang berisi penolakan jika masuk ke wilayah tersebut, direspon positif oleh pemerintah setempat. Kepala Desa Cihideung Udik, Juhdi Saepudin mengatakan, peran masyarakat dalam mencegah masuknya rentenir untuk menyelamatkan warga dari jeratan pinjaman uang di luar bank ini, patut di apresiasi. Judhi meminta, agar masyarakat jangan main hakim sendiri, manakala mendapatkan rentenir di wilayahnya.

“Bagus warga berperan aktif dalam menolong sesama. Tapi jangan main hakim sendiri. Spanduk yang melarang rentenir masuk wilayah mereka sah-sah saja. Spanduk itu kan peringatan saja,” ujarnya.

Ia menambahkan, kata rentenir itu sebenarnya bukan hanya orang yang meminjamkan uang diluar bank ke warga, tapi selain itu, orang yang menjual barang keperluan rumah tangga atau pakaian dan lainnya dengan cara kredit dan mengambil untung berlipat, juga sudah kategori rentenir.“Jika ada warga yang menangkap rentenir, serahkan ke polisi. Agar kepolisian memberikan efek jera,” pungkasnya.
ISP
Share this article :

0 komentar:

Silahkan Berikan Komentar Anda

Terimakasih...

G

LAWAS

 
potretbogornews : Redaksi | redaksi.potretbogornews3@gmail.com | Facebook | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Copyright © 2010 - 2018. Iwan S Pamungkas. - All Rights Reserved
potretbogornews.com update berita kita