HEADLINES NEWS :
REDAKSI

Ngabuburit Bahasa Sunda Yang Tenar

Diposkan Oleh: potretbogornews.com on Kamis, 17 Mei 2018 | 19.59



Di bulan Ramadhan, ada istilah khas yang sangat melekat di dalamnya. Ya, "ngabuburit". Hampir setiap umat Muslim di Indonesia khususnya di tanah Sunda pastinya pernah melakukan kegiatan ngabuburit pada setiap bulan Ramadhan. Mulai dari orang tua sampai remaja seolah tidak mau ketinggalan. Namun tahukah Anda, dari mana asal usul istilah ngabuburit?


Berdasarkan informasi yang dihimpun PRFM, ngabuburit berasal dari bahasa Sunda, yakni burit. Kata burit sendiri menggambarkan waktu pada sore hari di mana matahari mulai terbenam. Berkisar antara pukul 15.30 sampai dengan 17.30 atau yang bisa disebut bada Ashar.

Istilah ngabuburit terkenal saat bulan puasa untuk menggambarkan waktu penantian jelang berbuka puasa. Menariknya, jika ditilik lebih dalam lagi, ngabuburit sama sekali tidak ada hubungannya dengan bulan puasa. Namun, tradisi kumpul-kumpul sore hari di Jawa Barat pada bulan puasa mengawali alasan mengapa ngabuburit cukup beken hingga saat ini. 

Dalam KBBI sendiri, kata ngabuburit diartikan sebagai menunggu azan magrib menjelang berbuka puasa pada waktu bulan Ramadan. Pada KBBI, kata ngabuburit diberi keterangan (sd) sebagai penanda bahwa kata tersebut berasal dari Bahasa Sunda. 

Umumnya, orang-orang melakukan Ngabuburit pada jam 3-5 di sore hari. Biasanya mereka berkeliling naik motor sambil mencari panganan yang menarik untuk berbuka puasa nanti. Di beberapa tempat, Ngabuburit digunakan untuk kegiatan pesantren kilat atau seminar mengenai agama.
Share this article :

0 komentar:

Silahkan Berikan Komentar Anda

Terimakasih...

G

LAWAS

 
potretbogornews : Redaksi | redaksi.potretbogornews3@gmail.com | Facebook | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Copyright © 2010 - 2018. Iwan S Pamungkas. - All Rights Reserved
potretbogornews.com update berita kita