HEADLINES NEWS :
REDAKSI

Lokasi Program Ketahanan Pangan, Malah Bakal Jadi Perumahan

Diposkan Oleh: potretbogornews.com on Rabu, 25 April 2018 | 23.02

TAJURHALANG,POTRETBOGORNEWS - Program ketahanan pangan nasional, wilayah Depok dan Kabupaten Bogor sudah berjalan sekitar empat tahun. Beberapa titik lokasi penunjang program tersebut ada di wilayah Desa Citayam dan Sasakpanjang Kecamatan Tajurhalang. Program yang dijalani oleh Kodim Depok ini sudah mendapatkan hasil yang sempurna berton-ton padi dihasilkan setiap enam bulan.


Namun program ketahanan pangan yang sudah berjalan terancam bubar alias berhenti, dikarenakan lahan yang dijadikan lokasi tanam padi kini sudah diratakan oleh alat berat dan akan dibangun perumahaan seluas empat hektar dan mencakup Desa Citayam dan Sasakpanjang.


Bukan hanya program ketahanan pangannya saja yang terhenti, namun nasib para petani penggarap di lahan tersebut telah kehilangan mata pencariannya karena mereka menggantungkan hidupnya dilahan tersebut untuk bertani.“Memang lahan itu dijual oleh para pemilik yang sah, tapi apa memang harus seperti itu tanpa ada solusi bagi kami sebagai petani,” ujar salah seorang petani Warga Desa Citayam Kucit kepada POTRETBOGOR.

Ia mengungkapkan, dengan diratakannya lahan tersebut sudah pasti dirinya bersama petani lainnya tidak lagi bertani, padahal usaha tersebut sudah jadi mata pencaharian sehari-hari untuk menghidupi keluarga. Dia berharap ada langkah dari para pemangku kebijakan untuk mencarikan solusi agar para petani masih bisa memiliki penghasilan.

“Dengan dialih fungsinya lahan ini yang sekarang sedang diratakan, saya hanya bisa pasrah dan berharap ada keadilan bagi saya dan puluhan petani penggarap lainnya,” tuturnya.

Sementara Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Bogor Yusni Rivai berjanji nanti pihaknya akan mengkroscek. “Kalau memang ada pelanggaran akan kami panggil pengembangnya,”janjinya.

Menanggapi hal ini Ketua LSM Wawasan Citra Nusantara (Wacana) Munir Jalil berjanji akan menyikapi masalah ini dengan akan membawa persoalan para petani penggarap untuk mendapatkan keadilan dan berkoordinasi dengan Dinas Pertanian Kabupaten Bogor, terkait lahan basah yang dijadikan program ketahanan pangan kini beralih fungsi menjadi perumahan.“Ini tidak bisa dibiarkan dan jika ada oknum yang bermain maka tak segan – segan akan saya laporkan,” janjinya.

iwan
Share this article :

0 komentar:

Silahkan Berikan Komentar Anda

Terimakasih...

G

LAWAS

 
potretbogornews : Redaksi | redaksi.potretbogornews3@gmail.com | Facebook | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Copyright © 2010 - 2018. Iwan S Pamungkas. - All Rights Reserved
potretbogornews.com update berita kita