HEADLINES NEWS :
REDAKSI

Kades Laladon Akan Tanam Padi di Jalan Rusak, Jika Tahun Ini Masih Gagal!

Diposkan Oleh: potretbogornews.com on Selasa, 03 April 2018 | 16.40

Ciomas,www.potretbogornews - Kepala Desa (Kades) Laladon Kecamatan Ciomas ancam jika pengerjaan jalan Laladon-Kreteg ketika tidak terealisasi 2018 ini. Pihaknya bersama warga masyarakat Laladon akan melakukan aksi tutup jalan dengan menanami Padi di Jalan rusak itu.

Ditegaskan Kades Laladon Ujang Atmaja akan menanam padi di jalan itu persis kantor Desa Laladon."Akan di tanam padi biar kaya dulu lagi, kalau panen padinya akan di jual buat modal buat cor jalan,"imbuh Ujang.

Ujang berharap dengan di ukur ulang pada hari ini Selasa siang ( 3/4) oleh Dinas PUPR Kabupaten Bogor bersama pihak pemborong yang sudah memenangkan lelang itu. Segera. tegas dia, bisa direalisasikan sebelum akhir tahun 2018 ini."Pokonya jangan sampe gagal lelang lagi ni. Dan untuk pembangunan ini pake duit APBD Kabupaten kalau yang dulu kan Dak pusat yang gagal lelang itu. Akhirnya berdampak pada jalan ini,"kata Ujang.

Tadi dalam peninjaun saat pengukuran pihak pemborong mengatakan tiru Ujang pada pertengahan bulan April ini akan dikerjakan tahap awal."Tahap awal cuma sampai Indomaret Atm laladon dan tahap dua di lanjut sampai kreteg. Kita liat aja bener apa gak"sebutnya.

Kepala UPT Jalan dan Jembatan Wilayah Ciomas Asep saat dikonfrimasi belum memberi keterangan ihwal Jalan Kreteg yang rencananya dikerjakan pada tahun 2018 ini.Jalan Laladon-Kreteg sendiri sebelumnya akan dibangun dengan Dana Alokasi Khusu(DAK) bantuan pusat salah satunya Jalan Laladon Kreteg dan beberapa titik infrastuktur lainya di Kabupaten Bogor. Namun dana sebesar 94,3 Milyar gagal di serap dan akhirnya di kembalikan oleh Pemkab Bogor dengan alasan terlalu dini untuk lelang.

Berikut ini proyek jalan yang gagal diserap pada tahun 2017 : jalan raya Laladon-Kreteg senilai Rp12,1 miliar, Jalan raya Jasinga-Tenjo Rp7,5 miliar, jalan raya Tenjo-Singabangsa Rp8,4 miliar, jalan Teluk Pinang-Banjar Waru Rp4,2 miliar, Jalan Banjar Waru-Tapos Rp7,56 miliar, Jalan Jampang-Ciseeng Rp8,3 miliar, Jalan Babakan Raden-Batasan Bekasi Rp4 miliar, pembangunan jembatan Ciapus Rp5,5 miliar dan yang paling besar jalan alternatif Laladon sebesar Rp36,8 miliar. (Akhtar Rendra)


Lihat berita selengkapnya di Berita Utama



Share this article :

0 komentar:

Silahkan Berikan Komentar Anda

Terimakasih...

G

LAWAS

 
potretbogornews : Redaksi | redaksi.potretbogornews3@gmail.com | Facebook | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Copyright © 2010 - 2018. Iwan S Pamungkas. - All Rights Reserved
potretbogornews.com update berita kita