HEADLINES NEWS :
REDAKSI

Guru Penampar Sembilan Siswa Terancam Tiga Tahun Penjara

Diposkan Oleh: potretbogornews.com on Sabtu, 21 April 2018 | 12.50

Banyumas,potretbogornews - Polres Banyumas menetapkan tersangka kepada seorang guru berinisial LK (27) lantaran menampar sembilan siswa yang tak ada di kelas ketika jam pelajarannya. Kasus ini mulai diproses saat dua orang tua siswa melaporkannya kepada polisi. LK dikenakan Pasal 80 Ayat 1 UU No 35/2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23/2002 tentang Perlindungan Anak. “Untuk saat ini sudah bisa ditingkatkan status sebagai tersangka,” ujar Kapolres Banyumas AKBP Bambang Yudhantara Salamun saat jumpa pers di kantornya.

Namun, Bambang mengaku akan mencoba analisa apakah bisa dikembangkan ke pasal-pasal yang lain untuk memberi keadilan. “Untuk Pasal 80 itu ancamannya di bawah lima tahun. Ancamannya sekitar tiga tahun enam bulan. Untuk penahanannya harus dilapis dengan pasal lain. Dan ini sedang kita pelajari, apakah memenuhi unsur untuk pasal lain atau tidak,” jelas Bambang.

Sebelumnya, sebuah video guru menampar muridnya di Purwokerto viral di media sosial. Polisi telah menerima laporan dari orang tua korban. Dalam video berdurasi 29 detik itu, tampak seorang guru pria yang diketahui berinisial LK menampar muridnya. LK diketahui mengajar di SMK Kesatrian Purwokerto. LK yang sadar bahwa aksinya ini akan jadi viral, telah menyiapkan video klarifikasi. Video itu berisi penjelasan, permintaan maaf dan sedikit percakapan dengan beberapa muridnya yang telah ditamparnya.

Dalam video yang diambil usai mata pelajaran Teknik Komputer Jaringan (TKJ) tersebut, LK meminta siswanya merekam dirinya di hadapan para siswa yang ditamparnya. “Ya, ini saya. Saya yang memukul mereka (siswa) dan ini semua korbannya ada,” katanya sambil meminta perekam mengambil gambar satu per satu siswa yang ditamparnya. “Saya paham, saya mengerti, saya pun melakukannya dengan tujuan saya tidak serta merta buat sekali, saya tidak serta-merta melakukannya dengan tanpa tujuan,” ujarnya. “Saya juga paham apa yang ada di hati kalian,” jelasnya.

LK juga kembali menanyakan kepada siswa apakah ada intimidasi terhadap para siswa. “Oke barangkali saya sedang mengintimidasi. Kamu merasa diintimidasi nggak? Merasa tidak saya mengancam kamu?” tanya guru di hadapan para siswa yang ditamparnya. Dan dijawab oleh satu per satu siswanya jika tidak ada ancaman. “Tidak, Pak,” jawab siswa.

Sementara itu, Wakil Kesiswaan SMK Kesatrian Purwokerto Inayah Rahmawati menjelaskan, kejadian itu membuat pihak sekolah kaget. Ia mengatakan bahwa peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08:30 WIB saat mata pelajaran TKJ. Saat itu siswa yang ditampar dalam video itu belum masuk kelas. Padahal, guru TKJ yang berinisial LK sudah masuk kelas. Beberapa waktu kemudian, siswa berinisial L masuk kelas, sementara guru LK yang mendapati siswanya terlambat segera memberi hukuman dengan menamparnya di depan kelas.
Share this article :

0 komentar:

Silahkan Berikan Komentar Anda

Terimakasih...

G

LAWAS

 
potretbogornews : Redaksi | redaksi.potretbogornews3@gmail.com | Facebook | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Copyright © 2010 - 2018. Iwan S Pamungkas. - All Rights Reserved
potretbogornews.com update berita kita