HEADLINES NEWS :
REDAKSI

Gempur Cium Bau Korupsi Di Kabupaten Bogor?

Diposkan Oleh: potretbogornews.com on Minggu, 29 April 2018 | 23.36

Ciseeng,potretbogornews - Ditengah maraknya isu korupsi yang menjerat beberapa pejabat di tanah air, Indonesia Raya, membuat masyarakat yang tergabung dalam LSM Gerakan Masyarakat Pemburu Koruptor (Gempur) terus megepakan sayapnya di wilayah Kabupaten dan Kota Bogor dan Muspika Kecamatan Ciseeng.

Hal itu dibuktikan dengan langsung melakukan pelantikan pengurus LSM Gempur Bogor Raya di Jalan Haji Usa Desa Cibeteng Muara, Kecamatan Ciseeng, Minggu malam (29/4), dalam pelantikan itu juga sekaligus memperingati Isra Miraj dan santunan terhadap anak yatim.

Hadir dalam acara itu Calon Wakil Bupati Bogor, dan Calon Wakil Walikota Bogor, Bayu Sahjohan dan Sugeng Teguh Santoso.

Ketua Umum Gempur Saprudin Roy mengatakan Gempur lahir pada tahun 2014 saat itu dideklarasikan di Bintaro Jakarta Selatan, bermula dari keperihatinan rekan-rekan aktivis dan masyarakat atas praktek korupsi yang dilakukan oleh para pejabat di tingkat pusat dan daerah. "Karena berangkat dari sebuah keprihatinan praktek korupsi yang dilakuakan oleh para pejabat yang tidak amanah terhadap rakyat,"tegas Saprudin Roy.

Dia meminta kepada warga masyarakat bila mana menemukan praktek korupsi atau pungli jangan sungkan untuk melapor. "Jangan takut untuk masyarakat bila menemukan atau melihat paraktek korupsi segera lapor atau jebak sekalian. Karena kita juga sudah berkoordinasi dengan KPK(Komisi Pemberantasan Korupsi),"tegas Roy.

Sejauh ini pihaknya sambung Roy sudah mencium salah satu lembaga pemerintahan di Kabupaten Bogor yang diduga melakukan praktek korupsi. "Kita harus basmi para koruptor. Menjelang puasa kita pun akan melakukan aksi di Pemda Cibinong dengan mengerahkan 10 ribu massa kepung Cibinong. Dengan tuntutan agar pelayanan di Kabupaten Bogor bebas dari praktek Korupsi,"ujar dia.

Di tahun politik ini dia meminta agar para calon kepada daerah agar tidak melakukan money politik (Politik Uang). Karena itu bagian dari praktek korupsi menyogok rakyat dengan uang."Kalau para calon membeli suara rakyat dengan uang pasti dia akan keluar uang banyak. Kalau jadi otomatis akan memikirkan bagaimana kembali modal,"pungkas dia. (Tar)


Share this article :

0 komentar:

Silahkan Berikan Komentar Anda

Terimakasih...

G

LAWAS

 
potretbogornews : Redaksi | redaksi.potretbogornews3@gmail.com | Facebook | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Copyright © 2010 - 2018. Iwan S Pamungkas. - All Rights Reserved
potretbogornews.com update berita kita