HEADLINES NEWS :
REDAKSI

Dunia Pendidikan Kabupaten Bogor, Kembali Ternoda Aksi Pembacokan

Diposkan Oleh: potretbogornews.com on Kamis, 19 April 2018 | 23.00

Kemang,potretbogornews - Dunia pendidikan di Kabupaten Bogor kembali ternoda dengan aksi tauran, pembacokan pelajar yang mengakibatkan kematian. Kejadian itu pun sangat disayangkan Kepala Dinas Pendidikan(Kadisdik) Provinsi Jawa Barat.

"Sangat disayangkan kejadian tauran hingga berujung pada kematian, berharap segera dihukum sesuai perbuatanya,"tegas Kadisdik Jabar Ahmad Hadadi saat di hubungi Kamis siang (19/4/2018).
Dia kembali menegaskan sekolah yang terlibat pada aksi tauran itu kepala sekolahnya bertanggung jawab, dan kepala sekolah yang ada Kabupaten Bogor untuk bersikap tegas kepada pelajar yang melakukan tauran.

Lebih lanjut, Kadisdik menyampaikan setiap sekolah diharapkan memberikan program yang menarik bagi setiap siswa. Seperti kegiatan olahraga antar sekolah."Dan juga kepada siswa agar memaknai olahraga itu sebagai ajang silaturahmi malah bukan ajang cari musuh,"pinta Ahmad.

Dia pun meminta program Disdik soal pembentukan katakter terhadap siswa bisa berjalan dengan maksimal. Bisa membentuk karakter anak lebih baik."Jangam seperti yang terjadi dibogor malah melakuka taura apalagi melakukan pembunuhan,"kata dia.

Kapolsek Kemang Kompol Ade Yusuf Hidayat, menyampaikan kejadian tauran, pembacaoka pelajar yang menewaskan 1 orang pelajar sejauh ini masih dalam penyeledikan."Dan untuk para pelaku kini inisialnya sudah didapati mudah- mudahan bisa tertangkap malam ini(kemarin),"harap dia.

Menangggapi komentar kadisdik Jabar Kompol Ade pun meminta dinas pendidkan lebih proaktif untuk bersama -sama dalam mencegah aksi tauran antar pelajar."Janga lantas kejadian pihak kepolisian disalahlan mari kita bersama sama dusuk bareng untuk mencegah terjadi aksi tauran,"kata Ade.

Kapolsek mengatakan di wilayah Kecamatan Kemang lokasi rawan tauran itu biasanya terjadi di jalan Salabenda, perapatan Jampang, dan depan pendopo.Sebelumnya Pada hari Rabu tanggal 18 april 2018 sekitar 12.15 wib tepatnya di depan Perumahan BKR Kp Hambulu Rt.03, Rw 06 Desa Pondok Udik Kecamatan Kemang telah terjadi Tindak Pidana Pengeroyokan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

Pengeroyokan itu dilakukan oleh sesama pelajar yang mengakibatkan Muhamad Ridwan Ogi Alamsyah (17) Warga kampung Tegal Rt 06 Rw 05 Desa Tegal, Kecamatan Kemang siswaSMK Wiyata Kharisma meninggal dunia karena mengalami luka bacok di bagian dada dan punggung."Sedangkan Fikri Fahrian Nazib17 tahun Nagrog Rt.06 Rw.08 Desa Tegal mengalami luka bacok bagian kepala. Kini pelaku pembacokam masih dalam pengejaran polisi,"pungkas Kompol Ade. 
Akhtar Rendra


Share this article :

0 komentar:

Silahkan Berikan Komentar Anda

Terimakasih...

G

LAWAS

 
potretbogornews : Redaksi | redaksi.potretbogornews3@gmail.com | Facebook | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Copyright © 2010 - 2018. Iwan S Pamungkas. - All Rights Reserved
potretbogornews.com update berita kita