HEADLINES NEWS :
REDAKSI

Didi Kurnia : Dana Desa Sudah Bisa Cair

Diposkan Oleh: potretbogornews.com on Selasa, 10 April 2018 | 20.52

Cibinong,potretbogor - Setelah Peraturan Bupati (Perbup) Definitif tentang Desa rampung di buat, Dana Desa (DD) yang sempat mengalami keterlambatan sekarang sudah bisa di cairkan dan anggran sudah ada di bagian kas daerah (Kasda). Sayangnya, untuk pencairan DD pihak DPMBD masih menunggu berkas pengajuan dari Kecamatan.
Didi Kurnia

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bogor, Didi Kurnia mengatakan, pencairan tersebut bisa langsung dilakukan dengan catatan syarat usulan dari Kecamatan yang diterima BPKAD sudah memenuhi persyaratan atau lengkap. “Kalau sudah lengkap, Surat Perintah Pencarian Dana (SP2D) langsung kita tandatangani. Jadi itu tergantung daripada pengajuan kecamatan,” ujarnya.

Didi menambahakan, lambatnya pencairan DD kemarin, lebih dikarenakan masih banyaknya usulan dari desa yang belum terpenuhi sesuai dengan apa yang diperuntukan dan dibutuhkan.

Saat ini beberapa kecamatan sudah rampung mengusulkan. Diantaranya adalah Jasinga dan Ciseeng. Untuk pecairan DD tersebut bervariasi diberikan kepada desa tergantung daripada jumlah penduduk, wilayah administratifnya, jadi tiap desa tidak menerima dengan jumlah yang sama.“DD itu wajib didistribusikan. Namun peruntukannya yang sudah diplot oleh Pemerintah Pusat belum terpenuhi oleh desa seperti administrasi,” tutur Didi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bogor, Deni Ardiana mengatakan, pihaknya saat ini sudah mengirimkan surat ke kecamatan-kecamatan untuk melakukan pengajuan pembangunan. Untuk DD yang dicairkan nominalnya berkisar Rp 800 juta hingga Rp 1 miliar. Sementara untuk desa tertinggal mendapatkan proporsi yang lebih besar yakni RP 1 miliar, sedikitnya ada 105 desa yang masuk kategori tertinggal. “Kita sudah mengirim surat ke mereka (kecamatan-red) untuk segera diusulkan. Ini pencairan tahap pertama 20 persen,” kata Deni.

Ia menerangkan, DD yang dicairkan nominalnya berkisar Rp 800 juta hingga Rp 1 miliar. Sementara untuk desa tertinggal mendapatkan proporsi yang lebih besar yakni RP 1 miliar, sedikitnya ada 105 desa yang masuk kategori tertinggal.

Terpisah, Camat Dramaga Adi Heryana mengaku, belum semuanya di serahkan ke DPMD karna masih ada Desa yang belum menyelesaikan admintrasi persyarakat pencairan DD. Jika adminitrasi dari sepuluh desa sudah tuntas semua, baru di laporkan ke BPMD dan pencairan DD bisa berbarengan. “Kita masih menunggu desa yang belum menyelesaikan administrasi, mungkin dalam waktu dekat ini sudah beres semua dan SP2D keluar tinggal di cairkan oleh desa,”tukasnya. (Wan)
Share this article :

0 komentar:

Silahkan Berikan Komentar Anda

Terimakasih...

G

LAWAS

 
potretbogornews : Redaksi | redaksi.potretbogornews3@gmail.com | Facebook | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Copyright © 2010 - 2018. Iwan S Pamungkas. - All Rights Reserved
potretbogornews.com update berita kita