HEADLINES NEWS :
REDAKSI

PPP Kabupaten Bogor Siapkan Saksi untuk Hadist

Diposkan Oleh: potretbogornews.com on Sabtu, 21 April 2018 | 19.32

CIBINONG,POTRETBOGORNEWS - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bogor mempersiapkan saksi untuk pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Bogor Ade Yasin-Iwan Setiawan (Hadist).

Ketua DPC PPP Kab. Bogor Elly Halimah Rachmat Yasin mengatakan bahwa sebanyak 7.625 orang saksi dipersiapkan untuk mengawal pilkada Bogor. Saksi berasal dari dalam partai PPP.“Satu TPS satu saksi. Jadi jumlah TPS kan ada 7.625. Jadi kita mempersiapkan 7625 orang untuk saksi. Jadi saksi di luar untuk sementara ini belum ada, ini untuk saksi di dalam,” ungkapnya.


Para saksi tidak hanya berfungsi untuk mencatat jumlah pemilih, melainkan juga berfungsi sebagai juru kampanye. Artinya bukan berkampanye di tempat TPS, namun saksi melihat siapa orang-orang internal yang memang sudah menyatakan mendukung atau memilih paslon HADIST.“Karena lokasi tempat tinggal saksi tentu tidak jauh dari TPS. Berarti kan dia mengenal tetangga-tetangganya atau saudara-saudaranya siapa yang mendukung paslon Hadist. Yang belum datang tolong diajak. Jadi tidak hanya untuk mengawasi saja,” tambahnya.

Para saksi telah dipersiapkan dengan pelatihan-pelatihan sehingga saat masuk pemilihan saksi telah siap. Para saksi juga sudah mulai merawat massa.Elly menambahkan bahwa saksi yang ada telah dibentuk sebelum adanya koalisi, tapi pelatihannya baru dilaksanakan sekarang. Nantinya akan ada saksi dari luar partai PPP yang berasal dari partai koalisi.“Karena mungkin dari luar nanti ada yang dari calon-calon Gubernur. Misalnya calon Gubernur dukungan kami dengan pak Iwan jelas berbeda,” pungkasnya.
Share this article :

0 komentar:

Silahkan Berikan Komentar Anda

Terimakasih...

G

LAWAS

 
potretbogornews : Redaksi | redaksi.potretbogornews3@gmail.com | Facebook | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Copyright © 2010 - 2018. Iwan S Pamungkas. - All Rights Reserved
potretbogornews.com update berita kita