HEADLINES NEWS :
REDAKSI

Sejarah Lapas Sukamiskin Bandung

Diposkan Oleh: potretbogornews.com on Jumat, 23 Maret 2018 | 12.46

Salah satu bangunan sejarah yang terdapat di Kota Bandung sejak jaman Pemerintahan Belanda adalah Penjara Sukamiskin. Penjara Sukamiskin yang kini bernama Lembaga Pemasyarakatan Khusus Dewasa Muda Sukamiskin Bandung ini dibangun pada tahun 1918. Dengan gaya arsitektur Eropa, bangunan berbentuk trapesium ini dirancang oleh seorang arsitek bernama Prof. CP Wolff Scjoemaker.

Lapas Sukamiskin mulai difungsikan pada tahun 1924. Awalnya tempat ini dipergunakan sebagai tempat dihukumnya para kaum intelektual yang dianggap melakukan kejahatan politik. Lapas ini pun menjadi tempat yang bersejarah bagi proklamator Republik Indonesia, Ir. Soekarno. Presiden pertama Republik Indonesia tersebut pernah menghuni kamar nomor 1 Blok Timur Atas.

Bung Karno ditahan karena saat itu memiliki konflik politik dimana Ia bertentangan dengan Penguasa Belanda. Kini, sel penjara yang pernah ditempati Bung Karno tersebut dijadikan sebuah museum dan diberi tulisan “Bekas Kamar Bung Karno”. Lapas ini juga menjadi saksi atas lahirnya sebuah karya buku berjudul “Indonesia Menggugat” yang ditulis oleh Bung Karno.

Lapas Sukamiskin ini memiliki 522 ruangan, beberapa di antaranya berada di bawah tanah yang dikhususkan untuk tahanan berbahaya. Sebagai Lapas Kelas I, faktor keamanan di lapas ini juga sangat ketat. Lapas Sukamiskin dilengkapi dengan sejumlah menara pengawas yang diperuntukan untuk petugas jaga memantau blok timur, barat, atas, dan bawah. Masing-masing blok memiliki 2 (dua) lantai yang saling berhubungan melalui bangunan bundar paling tinggi ditengah sebagai porosnya.

Pada tanggal 22 Juni 2010 telah dilakukan penandatanganan Prasasti Lapas kelas I Sukamiskin menjadi Lapas Pariwisata oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.

Sebagai Unit Pelaksana Teknis di bidang pemasyarakatan yang berada dibawah dan bertanggung jawab langsung kepada Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Jawa Barat, Lapas Sukamiskin mempunyai tugas melakukan pembinaan guna meningkatkan kualitas narapidana, meliputi kualitas ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa; kualitas intelektual; kualitas sikap dan prilaku; kualitas profesionalisme/keterampilan; dan kualitas kesehatan jasmani dan rohani serta kualitas keamanan dalam pelayanan.

Share this article :

0 komentar:

Silahkan Berikan Komentar Anda

Terimakasih...

G

LAWAS

 
potretbogornews : Redaksi | redaksi.potretbogornews3@gmail.com | Facebook | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Copyright © 2010 - 2018. Iwan S Pamungkas. - All Rights Reserved
potretbogornews.com update berita kita