HEADLINES NEWS :
REDAKSI

KPTB Akan Kaji Pendapat Tiga Calon Walikota

Diposkan Oleh: potretbogornews.com on Senin, 05 Maret 2018 | 12.22

Kota Bogor - Untuk mengetahui tentang visi misi serta program para calon walikota, terutama kepeduliannya terhadap rencana pembangunan Terminal Baranangsiang, Komunitas Pengurus Terminal Baranangsiang (KPTB) gelar diskusi publik dan mengundang empat calon walikota, Minggu (04/03/18).

Ke empat calon walikota yakni Ahmad Ruhyat, Edgar Suratman, Bima Arya Sugiarto dan Dadang I Danubrata nampak hadir untuk memenuhi undangan sebagai narasumber dalam diskusi yang mengusung tema ‘Mencari Pemimpim Bernyali Versi Baranangsiang’ tersebut.

Dipimpin Ketua KPTB Teddi Irawan diskusi berlangsung hangat, dalam diskusi dilakukan sesi tanya jawab, dan ke calon di berikan waktu untuk menjawab soal rencana kebijakannya dalam menata Terminal Baranangsiang kedepan.

Dalam menyikapi rencana pembangunan terminal yang juga sebagai icon Kota Bogor itu, masing-masing calon memberikan keterangan beragam.

Ahmad Ruhyat misalnya, ia mengatakan hadirnya pemerintah baik daerah, provinsi dan pusat tentu harus melakukan pembangunan. Karena pemerintah merupakan sektor untuk pelayanan publik, sehingga terminal ini harus segera dibangun untuk menunjang kenyamanan masyarakat bertransportasi.

“Walikota harus pandai bersilaturahmi untuk melakukan viar berkomunikasi baik dengan provinsi maupun pusat semua harus terintegrasi. Walikota harus bergaul dengan presiden dengan menteri untuk mencari solusi tentang pembangunan terminal ini,” kata Ruhyat.

Sementara Bima Arya mengatakan, dirinya menolak tentang rencana pembangunan terminal dengan adanya Hotel dan Mall di dalamnya dan harus mengutamakan kebutuhan warga.

“Walaupun sudah diserahkan ke pusat, tapi pemkot harus mengawal jadi tidak ada hal-hal dilakukan tanpa keterlibatkan pemkot itu poin yang paling utama, kedua bagai mana lahan tiga ribu meter fasilitas penunjang ini kita sepakati bersama konsepnya, hanya konsep yang mengakomodir harapan warga yang nanti dijalankan,” ujarnya.

Sementara Edgar Suratman mengaku dalam rencana pembangunan terminal harus duduk bersama antara pemerintah pusat dan kota. Karena ada beberapa alasan misalnya sudah ada penyerahan aset dan pengelolaan dari daerah ke pemerintah pusat dan kedua telah terjalin kerjasama dengan PT PGI selaku pihak ke tiga.

“Ya mau tidak mau harus dilakukan duduk bersama, karena itu sudah ada kerjasama dengan PT PGI, kalau hanya pemerintah daerah dan pusat mungkin bisa saja diselesaikan dengan mudah,” kata Edgar.

Masih kata mantan birokrat Kota Bogor tersebut, soal kerjasama dengan PT PGI harus dihargai karena ada prodak hukum Pemkot Bogor yang harus diselesaikan dan harus menjadi pertimbangan.

“Kita jangan terjebak dengan retorika dan sebagainya termasuk dengan mudah melakukan pembatalan. Pembatalan bisa saja dilakukan tapi harus jelas dulu prosenya seperti apa,” ujarnya.

Atau tambah dia, kalau aset dikembalikan ke pemerintah daerah, juga harus ada aturannya yang jelas bisa inpres atau PP supaya pemerintah kota bisa menyikapinya.

“Jangan berdasarkan retorika atau argumen, kalau mau mempercepat ini harus ada kebersamaan dalam menyikapi ini, makanya payung hukumnya harus jelas supaya ngambil benang merahnya enak dan mencari solusinya enak. Kalaupun dibangun ada penunjang boleh saja kenapa tidak tapi tetap terminalnya harus jadi dominan,” jelasnya.

Sementara Calon walikota dari PDI P Dadang Danubrata mengatakan, ia sangat mendukung aspirasi masyarakat, karena sesuai RTRW dari wilayah terminal dimana smpai 2031 tidak boleh dirubah.

“Kita mengacu sama aturan itu saja, masalah ada MoU pemkot dengan PT PGI kita akan kaji sejauh mana pengaruhnya dan kalaupun nanti bisa direvisi maka akan direvisi. Karena tadi juga Pak Bima Arya juga sudah menyampaikan kalau dibatalkan maka ada implikasi hukum cukup tinggi,” jelasnya.

Menyikapi ragam pendapat para calon, Ketua KPTB Teddi Irawan mengaku akan kembali mengkaji keterangan dan janji ketiga calon.

“Ya kami gelar diskusi ini supaya tahu dan tidak salah pilih calon pemimpin, tadi kami telah dengar penjelasan dan pendapat para calon soal rencana pembangunan terminal ini, kalau Pak Edgar tadi jawabannya cukup jelas, tapi bagi tiga calon lainnya maka kami akan mengkajinya kembali,” ujarnya. (As)

Share this article :

0 komentar:

Silahkan Berikan Komentar Anda

Terimakasih...

G

LAWAS

 
potretbogornews : Redaksi | redaksi.potretbogornews3@gmail.com | Facebook | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Copyright © 2010 - 2018. Iwan S Pamungkas. - All Rights Reserved
potretbogornews.com update berita kita