HEADLINES NEWS :
REDAKSI

Haji Jusuf Hamka Mualaf Buka Warung Sedekah

Diposkan Oleh: potretbogornews.com on Jumat, 02 Maret 2018 | 06.59

Haji Jusuf Hamka belakangan ini namanya viral di media sosial (Medsos) lantaran mendirikan Warung Kuning Podjok Halal di Jalan Yos Sudarso, Jakarta Utara, tepatnya di dekat pintu masuk PT Cipta Marga Nushapala Persada (CMNP). Tersohornya mualaf Tionghoa ini, bukan karena menu yang disajikan melainkan cara berdagangnya unik.

“Jadi memang niat awal membuka warung ini adalah sedekah, bukan untuk mencari untung. Karena dicari bagaimana pun dengan rumusan ekonomi ataupun matematika ini tidak bakal ketemu, tetap bakal rugi,” ucap Jusuf, saat berbincang dengan Pos Kota, di Warung Kuning Podjok Halal, belum lama ini.

Namun demikian, apa yang telah disedekahnya tersebut adalah hakikat harta yang nantinya dimiliki di alam akhirat kelak. “Harta yang kita miliki di dunia hanyalah sesaat. Tapi apa yang kita sedekahkan inilah harta yang sesungguhnya kita miliki nanti di akhirat kelak,” kata Jusuf yang memiliki nama Tionghoa Alun Joeshef.

Warung Kuning Podjok Halal memang berbeda dengan warung-warung nasi lainnya. Haji Jusuf Hamka, si pendiri warung nasi tersebut cukup menjual nasi lengkap dengan lauk-lapauknya seharga Rp3.000 atau bahkan menggratiskan bagi mereka fakir miskin dan dhuafa yang tidak mampu membayar sama sekali.

Selain di Jalan Yos Sudarso, Jusuf juga berniat untuk membuka warung serupa di lima wilayah kota yang ada di Jakarta. “Dengan semakin banyaknya warung-warung seperti ini saya harapkan, dapat membantu kepada sesama yang membutuhkan. Terutama bagi saudara-saudara kita dengan penghasilan tidak menentu,” paparnya.

Untuk diketahui, sebelum menjadi pengusaha sukses, Jusuf yang merupakan anak kampung asal Krekot Bundar, Pasar Baru, Jakarta Pusat, juga gemar berkelahi di saat masa kanak-kanaknya. Ia sendiri mengaku tidak memiliki cita-cita sebagai pengusaha sukses seperti saat ini.

“Saya itu anak kampung Krekot Bunder. Waktu kecil saya enggak pernah mimpi menjadi pengusaha, tapi begitu saya masuk Islam, Allah kasih rezeki,” katanya.

Jusuf memeluk agama Islam sekitar 35 tahun lalu. Setelah sejumlah temannya kerap meninggalkan dirinya untuk mengerjakan salat pada saat bermain.

“Ditambah lagi, saya juga sering mendengarkan ceramah dari Buya Hamka yang membuatnya kian yakin untuk mendalami Islam. Dan Tahun 1981 saya masuk Islam, saya di-Islamkan sama almarhum Buya Hamka hingga diangkat anak sama beliau. Makanya nama saja juga Jusuf Hamka,” kisahny

Share this article :

0 komentar:

Silahkan Berikan Komentar Anda

Terimakasih...

G

LAWAS

 
potretbogornews : Redaksi | redaksi.potretbogornews3@gmail.com | Facebook | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Copyright © 2010 - 2018. Iwan S Pamungkas. - All Rights Reserved
potretbogornews.com update berita kita