HEADLINES NEWS :
REDAKSI

Larangan angkutan barang masuk tol diperpanjang hingga 1 Januari 2018

Diposkan Oleh: potretbogornews.com on Sabtu, 30 Desember 2017 | 21.21

Jakarta - Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan mengimbau operator angkutan barang untuk memanfaatkan jalur arteri jelang arus balik pasca libur Natal 207 dan Tahun Baru 2018. Ini untuk menghindari kepadatan lalu lintas di ruas tol menuju Jakarta.
Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi mengatakan larangan memasuki ruas tol sejatinya hanya sampai 30 Desember 2017. Namun, berdasarkan koordinasi dengan kepolisian, maka jangka waktu larangan diperpanjang hingga 1 Januari 2018.

"Sesuai Surat Keputusan tentang pengaturan operasional kendaraan angkutan barang, pada 29-30 Desember 2017 angkutan barang sumbu 3 (tiga) atau lebih agar tidak melalui jalur tol. Namun, berdasarkan koordinasi kami dengan Kepolisian maka kami imbau hal ini agar dilaksanakan hingga 1 Januari 2018 untuk mengantisipasi kepadatan arus balik pemudik," jelasnya di Jakarta, Sabtu (30/12).

Bercermin dari kepadatan arus lalu lintas mudik pada 22-23 Desember 2017, menurut Dirjen Budi, maka perlu dilancarkan imbauan agar tidak melalui tol bagi angkutan barang sumbu 3 (tiga) atau lebih pada 31 Desember 2017 dan 1 Januari 2018.

Dengan menggunakan jalur arteri maka tingkat kepadatan lalu lintas di dalam jalan tol bisa berkurang dan diharapkan dapat lebih lancar dibanding arus mudik kemarin.

Selanjutnya, Dirjen Budi juga menyampaikan imbauan terkait pemanfaatan tol darurat di Batang untuk menghindari kemacetan lalu lintas di daerah Pekalongan kepada para pengguna kendaraan roda empat." Masyarakat dari arah Semarang ke arah Barat dapat memanfaatkan tol darurat pada pagi hingga sore hari bila terjadi kepadatan lalin," tutur Dirjen Budi.

Kendaraan, kata Dirjen Budi, dapat memilih masuk tol di daerah Kandeman, Batang dan keluar tol di daerah Pasekaran dan Pekajangan. "Bagi yang ke Jakarta dapat melanjutkan langsung tol Pejagan dan tol Cipali menuju tol Cikampek-Jakarta," ungkapnya.

Namun bila ruas jalan pantura ramai lancar, masyarakat yang akan kembali dari mudik di Jawa Timur dan Jawa Tengah, dapat tetap menggunakan jalan nasional seperti biasa.
Dirjen Budi juga kembali mengingatkan pentingnya mengutamakan keselamatan bertransportasi. Untuk itu diharapkan para pengemudi untuk berhati-hati dan menjaga kecepatan dan jarak dengan kendaraan lainnya.
"Semoga para pemudik dapat menempuh perjalanan kembali ke Jakarta dengan selamat, aman, dan nyaman," tutup Dirjen Budi.

Share this article :

0 komentar:

Silahkan Berikan Komentar Anda

Terimakasih...

G

LAWAS

 
potretbogornews : Redaksi | potret_bogor@yahoo.com | Facebook | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Copyright © 2011. - All Rights Reserved
potretbogornews.com update berita kita