HEADLINES NEWS :
REDAKSI

Paska Ditertibkan Gurandil Kasus Perceraian di Nanggung Bertambah?

Diposkan Oleh: potretbogornews.com on Senin, 06 November 2017 | 23.30



NAGGUNG--Warga korban penertiban Gurandil di Kecamatan Nanggung Senin Siang (6/11) mengadukan nasibnya itu ke Camat Nanggung, Namun sayang kedatangan mereka (eks Gurandil) hanya di terima Kasie PKM Ridwan di Aula Kantor Kecamatan Nanggung dikarena Pihak Kecamatan berdalih orang nomor satu itu sedang berada diluar.

Mereka (Eks Gurandil) datangnya ke kekantor Kecamatan Nanggung untuk mengadukan nasibnya karena paska ditertibknya Gurandil di Penambangan Emas Pongkor, kecamatan Nanggung itu berdampak signifikan ke beberapa faktor selain kehidupan masyarakat Nanggung yang merosot, baik dari Pendidikan bahkan hingga kasus perceraian pun menurut salah satu warga sana bertambah banyak.

"Tak hanya berdampak pada perekonomian akibat guransil dtertikan banyak warga yang megalami kegagalan rumah tangga," kata Isep Pirdaus(30) warga yang ikut mengaduka nasib itu, kepada PotretbohorNews.com.

Lebih lanjut Isep menilai pihak Kecamatam dinilai fasip dalam menanggapi permasalaha  ini" Poin yang pertama harus ada solusi lain supaya masyarakat ini sejahtera kita masyarakat mayoritas gurandil ini harus k.emana, ke dua kesenjangan sosial ini sehingga harus kemana jangan sampe yang kaya-kaya yang miskin-miskin," pungkasnya.

Sememtara Ridwan Kasie PKM Kecamatan Nanggung, mengataka  kedatangan mereka tetap diterima. Namun keputusan apa yang di inginkan warga atas tuntutany itu tidak bisa diputuskan hari ini.

"Tetap saya tampung aspirasi dan tuntutanya saya sendiri tidak bisa memutuskan
harus duduk bareng, nanti apa yang di sampaikan oleh warga saya catat nanti saya sampaikan ke pimpinan."pungkasnya.Cr





Share this article :

0 komentar:

Silahkan Berikan Komentar Anda

Terimakasih...

G

LAWAS

 
potretbogornews : Redaksi | potret_bogor@yahoo.com | Facebook | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Copyright © 2011. - All Rights Reserved
potretbogornews.com update berita kita