HEADLINES NEWS :
REDAKSI

Minimarket Kian Menjamur, Perizinannya Tak Jelas 

Diposkan Oleh: potretbogornews.com on Rabu, 01 November 2017 | 21.29


Di tengah rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor akan melakukan pembatasan jumlah minimarket di 20 Kecamatan. Langkah ini dilakukan, karena keberadaan warung ritel ini dianggap sudah terlalu banyak (overload). Dan banyak keluhan dari pemilik warung kecil yang ada disekitar keberadaan minimarket semakin terpinggirkan. Seperti minimarket Indomaret yang baru dua hari buka yang berada di Kampung Sawah Kaler, Desa Bojong, Kecamatan Kemang perizinannya masih dipertanyakan.

" Jika ada minimarket pasti kedepannya warung saya akan sepi pembeli. Karena bisa dipastikan para pembeli akan memilih belanja di minimarket. Tidak ada minimarket saja sudah sepi apalagi sekarang sudah buka. Seharusnya pemerintah jangan mudah memberi izin karena saya selaku warga kecil yang dirugikan," tutur salah seorang warga setempat yang usahanya dari Dagang kelontongan dan namanya enggan di publikasikan kepada Potret Bogor, Selasa (1/11).

Menanggapi hal ini Camat Kemang Nana Mulyana menerangkan, dirinya akan melakukan pengecekan terkait perizinannya dan jika terbukti pihak minimarket belum kantongi izin maka akan dilakukan tindakan tegas sesuai aturan yang ada. Karena setiap investor harus tunduk terhadap peraturan yang sudah ada." Nanti di Krosschek dulu kelengkapan perijinannya ke bu Kasi Pelayanan. Karena data semua terkait perizinan ada di kasie pelayanan umum," terang Camat.

Sementara pada beberapa waktu lalu Kepala Polisi Pamong Praja Kabupaten Bogor Herdi menyinggung keberadaan waralaba jenis minimarket saat ini memang menjadi dilema tersendiri bagi Pemkab Bogor. Sebab, tak sedikit dari para pelaku usaha franchise ini berlaku curang dengan melanggar aturan yang sudah dituangkan dalam Perda Nomor 11 tahun 2012 tentang Penataan Pasar Modern dan Tradisional." Tak jarang pengusaha minimarket juga mengangkangi kebijakan otoritas Pemkab Bogor. Seperti pelanggaran jam operasional, letak pendirian hingga soal pendampingan terhadap UMKM sekitar yang tak jarang dibebani biaya, padahal dalam aturannya sudah dinyatakan gratis," tandasnya.

Share this article :

0 komentar:

Silahkan Berikan Komentar Anda

Terimakasih...

G

LAWAS

 
potretbogornews : Redaksi | potret_bogor@yahoo.com | Facebook | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Copyright © 2011. - All Rights Reserved
potretbogornews.com update berita kita