HEADLINES NEWS :
REDAKSI

Ketika Sampah Membusuk di pasar Leuwiliang

Diposkan Oleh: potretbogornews.com on Selasa, 07 November 2017 | 07.06





LEUWILIANG-. Pemandangan Pasar Leuwiliang di Blok B nampakya terlihat semeraut.  Hal itu pun membuat Blok B Pasar Leuwliang sepi dikunjungi Pembeli karena tumpukan sampah   membuat pasar mengluarkan aroma bau yang menyengat.

"Pedagang banyak mengeluh karena sepinya pengunjung untuk berbelanja dan tidak ada yang mau lewat kejalan blok ini karena tidak nyaman melihat kondisi seperti ini apalagi kalau hujan, banjir naik hingga kepelataran kios. bukannya pengunjung itu tidak mau datang belanja kesini, tapi tidak tahan dengan bau tak sedap”,ujar salah satu pedagang di blok B ketika diwawancarai awak media, Minggu (5/11/2017).

Pedang itu pun menyampaikan hal itu disebabkan larena pengangkutan sampah pasar tidak seimbang dengan datangnya sampah pasar, sehingga terus menimbulkan penumpukan.

"Para pedagang memprotes dengan pembangunan  auning dan nilai kontrak kios atau lapak yang besar dengan DP. 5 juta dan angsuran 13 ribu perhari selama 5 tahun, tanpa di barengi pembangunan jalan dan irigasi/got. Seharusnya pihak pengelola memikirkan itu".

"Kalau di depan benar-benar di bersihkan diangkutin dan di tumpuk disini sampahnya, terus pengangkutan sampah ke TPA lambat, ya sama saja tetap akan terus menumpuk. Padahal kami juga bayar uang sampah perhari 2000 rupiah"tegasnya.

Melihat Kondisi pasar Leuwiliang yang Kumuh, Dirut Tohaga Pasar Eko Romli menjelaskan dalam  pesan pesan singkatnya bahwa Pembangunan auning untuk menata PKL yang berserakan tidak teratur di dalam pasar, Blok B ada masalah dengan selokan yang mampet dan akan segera diperbaiki.

''Dan untuk pengangkutan sampah kita bekerjasama dengan DLH sesuai perjanjian sehari 3 kali diangkut dan kita bayar," jelas mantan ketua KPUD Kabupaten Bogor ini.

Lebih lanjut Ia menjelaskan, Sejak kerusakan alat berat di TPA Galuga sejak rabu lalu hampir semua pasar, sampah tidak terangkut oleh armada DLH sedangkan Tohaga Pasar sendiri tidak punya tempat TPA selain Galuga.

 "Dan terkait pembetonan jala. akan dilaksanakan sesuai baget anggaran yg kita miliki," ujar Eko memgakhiri. Cr
Share this article :

0 komentar:

Silahkan Berikan Komentar Anda

Terimakasih...

G

LAWAS

 
potretbogornews : Redaksi | potret_bogor@yahoo.com | Facebook | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Copyright © 2011. - All Rights Reserved
potretbogornews.com update berita kita