HEADLINES NEWS :
REDAKSI

Warga Papua Minta Presiden Percepat Pembangunan

Diposkan Oleh: potretbogornews.com on Sabtu, 14 Oktober 2017 | 17.12

Pemerintah diminta untuk mempercepat pembangunan infrastruktur seperti pelabuhan dan bandara di Papua guna membantu konektivitas antar manusia dan pengiriman komoditas barang dari dan ke Papua.
Permintaan tersebut disampaikan rakyat Papua melalui staff khusus Papua untuk Sekretariat Kabinet Lennis Kogoya ketika ditemui di Jakarta pada Jumat (13/10/2017).

Rakyat Papua secara perlahan tapi pasti, mulai dapat menikmati harga murah sejumlah komoditas, mulai dari BBM, semen, beras, gula, dan kebutuhan lain. Kebijakan 1 harga yang dicanangkan pemerintah pada tahun lalu, mulai terasa untuk mereka.

Staff Khusus Papua untuk Sekretariat Kabinet, Lennis Kogoya menyampaikan bahwa capaian positif tersebut sangat berarti bagi Papua, namun akan lebih baik lagi jika ada perwakilan dari pemerintah pusat yang dapat mengawasi jalannya pemerintahan daerah di Papua, mulai dari Wamena, Nabire, bahkan hingga Puncak Jaya.

Lennis mengatakan, rakyat Papua meminta kepada pemerintah pusat, khususnya Presiden Joko Widodo agar dapat melakukan percepatan dalam hal pembangunan infrastruktur di Papua. Lennis menjelaskan, beberapa infrastruktur seperti Pelabuhan Depapre masih menemui sejumlah kendala dalam proses pembangunannya.

"Baru saja kami rapat, pemerintah dari Sorong, Jayapura, dari Manokwari, hasilnya yaitu khususnya Kabupaten Jayapura, itu pelabuhan terlalu padat. Sampai hari ini itu tidak bisa menyambung lagi, maka harus membangun pelabuhan di Depapre. Itu harus cepat karena jalan tol laut tidak bisa karena tidak muat untuk pelabuhan Jayapura karena macet dan juga penampungan sangat bahaya." Jelas Lennis di Kantor Kemensekneg.

Sementara itu, Bupati Nabire Isais Douw mengatakan harga kebutuhan di Nabire saat ini mengalami kenaikan karena masih terganjal masalah infrastruktur."Jadi tol laut di wilayah di Mepagou, atau 3 suku di wilayah adat : Saileri, Mepagou dan Gapagou harus ada jalan tol (laut), harus ada lapangan terbang yang sekarang masih terkatung-katung di Dinas Perhubungan. Tolong perhatikan, karena ini program nasional," tutur Isais kepada wartawan.

Pemerintahan yang dipimpin Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla mengalokasikan dana yang tidak sedikit untuk pembangunan wilayah Indonesia Timur, khususnya Papua.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat tahun ini mengalokasikan dana sebesar Rp. 7,6 Triliun. Untuk pembangunan dan pengembangan Bandara di papua, total dana yang digunakan sekitar Rp 742 Miliar. Begitu banyak anggaran yang telah dikeluakan, rakyat pun menaruh banyak harapan, agar  pembangunan infrastruktur dapat segera selesai, sehingga mereka dapat merasakan manfaatnya

Share this article :

0 komentar:

Silahkan Berikan Komentar Anda

Terimakasih...

G

LAWAS

 
potretbogornews : Redaksi | potret_bogor@yahoo.com | Facebook | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Copyright © 2011. - All Rights Reserved
potretbogornews.com update berita kita