HEADLINES NEWS :
REDAKSI

Warga Kemang Dambakan Miliki Wakil Di Parlemen

Diposkan Oleh: potretbogornews.com on Minggu, 29 Oktober 2017 | 09.59


Kecamatan Kemang Satu - satunya Wilayah di Bumi Tegar Beriman yang dari dulu sampai sekarang belum pernah memiliki wakil rakyat (Anggota DPRD) putra asli dari wilayah ini. Sehingga dimasa mendatang warga berharap ada wakil rakyat asli putra Kemang. Karena jika putra asli mereka tahu akan apa kebutuhan dari masyarakat Kecamatan Kemang yang memiliki 8 Desa dan satu Kelurahan. 

" Sudah sepantasnya ada warga dari Kemang yang duduk di parlemen untuk menyerap aspirasi warga. Karena hanya Dewan yang berasal dari sini yang tahu akan keperluan dan kebutuhan warga, baik dari ekonomi maupun dari kebutuhan infrastruktur," ujar salah seorang tokoh masyarakat asal Desa Bojong Ahmad Syahrawi kepada Potret Bogor.

Sementara salah seorang tokoh muda Kemang M.Jarkasih, memaparkan hanya Kecamatan Kemang satu - satunya wilayah di Daerah Pemilihan (Dapil) VI yang tak memiliki wakil di DPRD Kabupaten Bogor, dia berharap diperiode mendatang ada salah satu tokoh atau warga Kemang yang dapat duduk menjadi wakil rakyat." Semoga nanti akan muncul putra asli Kemang yang duduk di parlemen, dari partai apapun tak jadi soal karena sudah saatnya Kemang memiliki wakilnya," paparnya.

Masih kata Jarkasih, dirinya yang pernah ikut jadi Caleg pada beberapa tahun lalu namun ditempatkan di Dapil V, padahal dirinya asli Kemang yang notabene Dapil VImengaku memang sudah saatnya ada putra Kemang yang jadi Anggota DPRD Kabupaten Bogor." Saya sangat berharap ada orang Kemang yang duduk di parlemen, insya Allah jika Allah SWT berkehendak dan orang tua merestui maka saya akan maju di pileg mendatang. Ini semua demi warga Kemang yang sangat saya cintai," pungkasnya.

Share this article :

1 komentar:

Silahkan Berikan Komentar Anda :

G

LAWAS

 
potretbogornews : Redaksi | potret_bogor@yahoo.com | Facebook | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Copyright © 2011. - All Rights Reserved
potretbogornews.com update berita kita