HEADLINES NEWS :
REDAKSI

Suparman : Warga Rumpin Harus Cerdas Cara Memilih Calon Bupati Dan Gubernur

Diposkan Oleh: potretbogornews.com on Jumat, 13 Oktober 2017 | 13.22





 www..potretbogorNews.com, Rumpin--Bumi tegar beriman akan melaksanakan pesta demokrasi menuju pemilihan Bupati Bogor dan Gubernur Jawa Barat hingga pemilihan Anggota Legislatif pada Pemilihan Umum 2019 mendatang, hal tersebut salah satu politisi muda asal Kecamatan Rumpin angkat bicara, berharap.? Pemilahan Bupati dan Gubernur Jawa Barat mendatang. Khususnya, masyarakat Rumpin harus bisa memilih calon Bupati yang pro rakyat.

Apoy nama saapaanya, menuturkan Kecamatan Rumpin banyak potensi yang harus di kembangkan, maka dari itu masyarakat Rumpin harus bisa memilih calon Bupati dan Gubernur yang pro rakyat. Mengingat Kecamatan Rumpin tidak jauh dari pusat Ibu Kota Jakarta, sehingga Masyarakat Rumpin sudah teruji dari segi Sumber Daya Manusia ( SDM ).

"Kecamatan rumpin inikan membawahi 14 desa, tentunya kita butuh perubahan. Apalagi SDM di rumpin ini sudah berkualitas, tentunya masyarakat rumpin sendiri sudah pintar cara memilah dan memilih calon bupati dan gubernur nanti," Harapannya.

Lanjut Apoy, bukan hanya itu saja sudah 12 tahun kecamatan rumpin tidak terwakilkan dari Legislatip atau biasa di sebut Wakil Rakyat, ketiadaan Anggota Wakil Rakyat dari Rumpin justru akan menjadi penghambat pembangunan di setiap bidang. Ia juga berharapa tahun 2019 mendatanga, Kecamatan Rumpin harus memiliki Wakil Rakyat, sehingga suara warga Rumpin terwakilkan.

"Itulah sebabnya kita diharuskan mencari calon pemimpin yang memiliki kualitas kemampuan untuk mensejahtrakan warga, apalagi krcamatan rumpin ini sudah tidak punya wakil rakyat" katanya saat di komfirmasi melalui sambungan telepon. (Oz)
Share this article :

0 komentar:

Silahkan Berikan Komentar Anda

Terimakasih...

G

LAWAS

 
potretbogornews : Redaksi | potret_bogor@yahoo.com | Facebook | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Copyright © 2011. - All Rights Reserved
potretbogornews.com update berita kita