HEADLINES NEWS :
REDAKSI

40 Milyar Dana Jalan Pasir Ipis Garehong, Masyarakat Diminta Awasi

Diposkan Oleh: potretbogornews.com on Selasa, 17 Oktober 2017 | 21.04








BANDUNG- Anggota Banggar DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi Partai Demokrat Asep Wahyuwijaya  meminta warga Masyarakat di Bogor wilayah Barat, khususnya, harus benar-benar memantau dan mengawasi perkembangan pembangunan ruas jalan Pasir Ipis - Garehong yang dibiayai oleh APBD Pemprov Jawa Barat yang nilainya amat besar 40 milyar.

Tentunya ini perlu pengawasan dari masyarakat juga karena pemerintah Provinsi melontorkan dana itu untuk mempermudah akses masyerakat Kabupaten Bogor ketika ingin ke Sukabumi.

"Ruas jalan itu sangat strategis bagi masyarakat di Kabupaten Bogor dan Kabupateb Sukabumi. Arus wisata dan arus ekonomi di kedua daerah tersebut diharapkan dapat terdongkrak karena infrastruktur yang mantap," kata Asep Wahyuwijaya di Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat, Selasa (17/10/17).

Namun sangat disayangkan Kang Asep  Saat perjalanan pulang ke Bogor setelah kunjungan ke Geopark Ciletuh, progress pembangunan di ruas Pasir Ipis - Garehong per 13 Oktober kemarin masih amburadul." Padahal tenggat waktu pembangunannya sampai 27 Desember 2017,"kecewanya.

Politisi asal Cibungbulang ini pun menceritakan  pembangunannya sendiri memang agak terlambat karena terkait dengan pemberesan  lahan di Taman Nasional dan PTP Cianten." Tapi, saat mereka merespon dengan baik, malah Dinas PUPR Kab. Bogor yang kurang gesit mengurusnya. Panjang jalan yang akan dibangun sebagaimana tercantum dalam penjabaran APBD 2017 Prov. Jawa Barat adalah 12 km. Nilai proyek setelah lelangnya sendiri sekitar 36 M. Jadi, harganya sekitar 3 milyar untuk setiap satu kilometer jalan itu," sebutnya.

Dengan kondisi seperti itu Kang Asep Sapaanya sangat kecewa dengan pembangunan jalan itu.

"Terus terang saya agak traumatis dengan kinerja di Dinas PUPR Kab. Bogor ini. Jangan sampai nasib pembangunan ruas jalan Pasir Ipis - Garehong ini pun akan terpuruk nasibnya. Alih-alih menikmati hasil pembangunan yang baik, masyarakat malah meratapi semakin hancurnya jalan karena pekerjaan yang tak terselesaikan," tegas Kang Asep.

Kepala Desa Purasari Anwar berharap jalan bantuan dari Provinsi Jawa Barat bisa meningkatkan pereekonomian di Desanya."Dan juga berharap proses pegerjaannya sesuai perencanaan tidak ada masalah," pungkasnya. (CR)

Share this article :

0 komentar:

Silahkan Berikan Komentar Anda

Terimakasih...

G

LAWAS

 
potretbogornews : Redaksi | potret_bogor@yahoo.com | Facebook | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Copyright © 2011. - All Rights Reserved
potretbogornews.com update berita kita