HEADLINES NEWS :
REDAKSI

Pelaku UKM Di Kemang Inginkan Gallery UKM Sebagai Produk Wisata Belanja

Diposkan Oleh: potretbogornews.com on Minggu, 17 September 2017 | 20.37

Kemang - Pengrajin sepatu di Kecamatan Kemang berharap memiliki gallery di jalan raya Kemang - Parung karena jalur ini merupakan jalur Provinsi dengan mobilitas pengguna jalan sangat padat dan dari luar bogor kerap lewat jalur ini, Peluang inilah yang coba ditangkap oleh Junaedi, perajin sepatu dan sandal dari Desa Pabuaran, Kecamatan Kemang.

” Di sini, saya sendiri secara memproduksi sepatu dan sandal, baik untuk laki-laki maupun perempuan. Meskipun saya bisa memproduksi tas, dompet, atau kerajinan kulit lainnya, namun saya memilih secara ekslusif memproduksi alas kaki dengan aneka model. Kami juga bisa mengerjakan sesuai pesanan customer. Asal ada gambar apalagi ada contohnya, kami bisa kerjakan,” ujarnya.

Masih kata Junaedi,  saya berharap Kemang jadi sentra Usaha Kecil Menengah (UKM) katena wilayah ini sangat dekat dengan Kota Depok, Tanggerang dan Jakarta maka saya dan kawan - kawan pelaku UKM punya galerry sebagai tempat memasarkan prodyk kami,  imlian saya kedepan kemang jadi tujuan wisata untuk belanja hasil produk pengrajin karena wilayah ini selain pengrajin sepatu banyak juga pengrajin keset maupun petani ikan hias maka harapan saya ada bantuan pemkab membantu kami untuk membangun gallery UKM, " tambahnya.

Hal senada dikatakan Siswanto, dahulu saat pertama kali merintis usaha pembuatan sepatu, dirinya meski rela berpindah-pindah rumah kontrakan. Di tahun pertama, ia bahkan hanya memproduksi 10 pasang sepatu dengan model sederhana dalam satu hari. Setelah produksi sepatu selesai, sepatu itu pun dia bawa ke pasar untuk dijual ke konsumen atau dititipkan di toko. " Membuat sepatu bukanlah suatu hal yang mudah. Selain harus memiliki keahlian, pengrajin juga meski memiliki jam terbang atau pengalaman dalam pembuatan sepatu. Semakin lama seorang bekerja di pabrik sepatu, dipastikan bakal bisa memiliki speed dan hasil akhir yang sempurna,” jelasnya.

Untuk model sepatu yang dibuat, ia mengaku tidak ada kesulitan. Mau model apapun bisa membuat duplikasinya. Hal inilah yang menjadi point plus di pabrik sepatu yang diberi merek Kang Joen ini. “Model-model sepatu pada dasarnya sama, dan sudah ada pakemnya. Namun, yang seringkali berubah adalah aksesorisnya, sol sepatunya, dan bahan. Dan model sepatu yang beredar itu selalu berputar. Kadang, sepatu yang sudah dianggap jadul saat ini, beberapa tahun lagi mungkin akan naik daun. Dan model sepatu yang populer saat ini, belum tentu tahun depan masih disukai customer,” imbuhnya.

Pada acara temu 1001 UMKM dan seminar kewirausahaan dalam rangka meningkatkan omzet UMKM di Cibinong beberapa waktu lalu, Junaedi dan Siswanto berharap peran aktif pemerintah dalam melakukan pembinaan. " Mimpi saya memiliki galerry di Kemang karena produk saya asli Kemang maka saya ingin di Jalan Raya Kemang - Parung di isi oleh produk asli Kemang demi menghilangkan citra Kemang dari warem yang selama ini identik dengan wilayah ini. Contoh seperti sekarang libur lebaran, misalkan punya galerry dipinggir jalan saya yakin banyak pemudik yang mampir, walau hanya melihat ya sukur - sukur mereka beli, dan saya yakin pasti Kemang seperti Cubaduyutnya Bogor. (Wan)

Share this article :

0 komentar:

Silahkan Berikan Komentar Anda

Terimakasih...

G

LAWAS

 
potretbogornews : Redaksi | potret_bogor@yahoo.com | Facebook | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Copyright © 2011. - All Rights Reserved
potretbogornews.com update berita kita