HEADLINES NEWS :
REDAKSI

Koramil 2112 Rumpin Berikan Pemahaman Sejarah Kepada masyarakat Desa Suka Mulya

Diposkan Oleh: potretbogornews.com on Sabtu, 23 September 2017 | 23.53







RUMPIN - Ratusan warga desa sukamulya Kecamatan Rumpin menggelar nongton bareng (Nobar) Film penghianatan G.30.S/PKI, acara yang di mulai Pukul 20.00 WIB, tepatnya di halaman kantor desa sukamulya. Antusias warga yang nobar yang di ikut sertakan dari mulai anak-anak, tokoh pemuda, tokoh masyarakat dan ibu-ibu.

Nongton bareng Film penghianatan Gerakan 30 September 1965 ini, di  selenggarakan oleh Koramil 2112 Rumpin Kecamatan Rumpin dan  Pemerintah Desa Sukamulya, terlihat Serka Sopur, Babinsa Desa Sukamulya Serma Tokit, Babinsa Desa Sukasari Serka Gendro dan Bhabinkabtimas Aiptu Sujarwo dari Kepolisian Sektor Rumpin.

Serda Gendro, Anggota Koramil 212 Kecamatan Rumpin, menuturkan acara nongton bareng ( nobar ) ini, untuk mengenalkan sejarah kepada generasi sekarang, penghianatan gerakan 30 September 1965.
(G.30.S/PKI), yang selama ini tidak di tayangkan lagi, apalagi nobar seperti ini bahwa pelaksanaan kegiatan akan idologi serta pehamaman komunis tidak terulang kembali, maka dari itu untuk pemutaran ini hanya untk memberi pemahaman kepada masyarakat.

"Alhamduliah antusias warga nongton bareng Film penghianatan Gerakan 30 September PKI ini. Semoga masyarakat rumpin khususnya di wilayah desa sukamulya bisa mengenal akan arti sejarah yang sangat memilukan ini," ujar babinsa Desa Sukamulya.

Nenek tua renta yang bernama Usnah (63) ini warga kampung peusar Rt 02/01 Desa Sukamulya, sangat senang dan bangga karna film tragedi penghianatan G.30/S.PKI, sebelumnya sudah lama tidak ditayangkan lagi tapi kali ini di puter kembali. Bahkan ia memboyong keluarganya untuk menyaksikan Film ini.

"Saya sedih kalau lihat Film ini mengingat dulu yang memilukan, karna waktu itu saya masih remaja. Saya ajak cucu saya dan anak-anak saya untuk mengenal sejarah yang sudah mulai pudar di saat sekarang ini bahwa Penghianatan Gerakan 30 September ini yang harus kita kengan sejarah agar tidak terulang kembali" ucap nenek yang sudah mempunyai 12 cucu ini.

Di tempat yang sama H.M Suganda Kepala Desa Sukamulya, menambahkan, nonton bareng (nobar) Film G.30S/PKI ini untuk saya sangat mendukung, karna sebelumnya film ini sudah lama tidak di tayangkan. Acara nongton bareng ini sangat bagus apalagi antusias warga yang sangat luar biasa.

"Waktu pergerakan 30 September 1965 saya masih umur 10 tahun, pemutaran Film ini saya sangat mendukung guna untuk mengenal kembali sejarah yang memilkan," Ujarnya. (OZ)
Share this article :

0 komentar:

Silahkan Berikan Komentar Anda

Terimakasih...

G

LAWAS

 
potretbogornews : Redaksi | potret_bogor@yahoo.com | Facebook | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Copyright © 2011. - All Rights Reserved
potretbogornews.com update berita kita