HEADLINES NEWS :
REDAKSI

DAK Gagal Direalisasikan Rakyat Bisa Ajukan Gugatan Perbuatan Melawan Hukum Terhadap Penguasa

Diposkan Oleh: potretbogornews.com on Kamis, 21 September 2017 | 17.39






Cibinong-Rencana acaman Hak Iterpelasi DPRD Kabupaten Bogor terhadap Bupati Nurhayanti atas gagalnya 9 Proyek Infrastuktur yang dibiaya Dana  Alokasi Khusus(DAK) terancam gagal. Hal itu pu mendapat perhatian Khusus dari Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat.

Menurut Asep Wahyuwijaya  Hak interpelasi itu merupakan hak DPRD yang secara politik memang memiliki daya tekan politik kepada kepala daerah.

"Jadi, lumrah saja kalau Bupati dan bawahannya berupaya melindungi dirinya dari tekanan tersebut. DPRD menjadikan interpelasi, angket hingga hak menyatakan pendapat sebagai alat bargain pun sah-sah saja,"kata Asep Wahyuwijaya.

Namun dengan tegas menurut Asep  perlu dicatat, soal bargaining itu kan urusan pada dua pihak, DPRD dan kepala daerah. Terus rakyat ada dimana manakala ada program atau kegiatan yang digagalkan realisasinya.

" Saya kira rakyat gak usah terpengaruh dengan jadi atau tidaknya interpelasi itu. Biarkan saja jika dprd dan bupati beserta dinasnya saling tukar proposal,"bebernya.

Ia  pun menyampaikan, andaikan rakyat secara faktual teryata benar-benar dirugikan akibat tidak jadinya jalan tersebut dibangun, maka rakyat bisa mengajukan Gugatan Perbuatan Melawan Hukum oleh Penguasa (_onrechmatige overheidsdaad,)Pake unsur-unsur dalam pasal 1365 KUH Perdata sebagai dasar gugatannya.

Masa rakyat yang terjatuh dari kendaraan akibat jalan yang rusak dan licin saat musim hujan nanti harus menanggung sendiri akibatnya. Padahal semua itu disebabkan karena ulah ceroboh pemerintahnya.

" Ini mah amit-amit yaa, tapi bayangkan saja kalau ada ibu-ibu hamil di Ciawi sana tiba-tiba mengalami kecelakaan, terpeleset di jalan rusak itu lantas ada apa-apa dengan kandungannya, apakah layak pemerintah daerah berpangku tangan dan tak menghiraukan situasi itu?,"tuturnyam

Jadi, kesimpulan menurut politisi partai berlambang merci ini , jangan sembarangan saat memerintah. Amanah itu berat dan sulit. Jangan ceroboh saat memegangnya.

"Rakyat sekarang itu sudah cukup cerdas merespon perilaku pemerintahnya. Apalagi hukum pun memfasilitasinya,"katanya. (CR)

Share this article :

0 komentar:

Silahkan Berikan Komentar Anda

Terimakasih...

G

LAWAS

 
potretbogornews : Redaksi | potret_bogor@yahoo.com | Facebook | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Copyright © 2011. - All Rights Reserved
potretbogornews.com update berita kita