HEADLINES NEWS :
REDAKSI

Sahur Bareng Bersama Shita Abdurahman Wahid

Diposkan Oleh: potretbogornews.com on Rabu, 08 Juni 2016 | 19.06

SHNTA NURIYAH ABDURAHMAN WAHID : PUASA MENGAJARKAN MORAL DAN BUDI PEKERTI LUHUR

GUNUNGSINDUR - Yayasan Puan Amal Hayati yang diketuai Shinta Nuriyah Abdurahman Wahid, istri mantan Presiden RI ke-4 Abdurahman Wahid, menggelar acara sahur keliling 2016 bersama ratusan anak yatim dan kaum dhuafa.

Acara sahur keliling bertema “Dengan Berpuasa Kita Tingkatkan Kearifan dan Keteguhan Iman“ ini dilangsungkan di Yayasan Pendidikan Bina Kebajikan Jalan Pahlawan RT 01/05 Desa Ciibinong Kecamatan Gunungsindur, Rabu (8/6) dini hari.

Shinta Nuriyah datang ke lokasi sekitar pukul 02.00 WIB dengan pengawalan khusus Paspampres Grup D. Acara Sahur Keliling 2016 tersebut diadakan bekerjasama dengan Majelis Tingi Agama Khonghucu Indonesia (Matakin) Provinsi Jawa Barat dan Kabupaten Bogor, serta organisasi underbownya yaitu Perempuan Konghucu Indonesia (Perkin) dan Makin Cogreg.

Menurut Ketua Matakin Provinsi Jawa Barat Yosen Herlianti Widagdo, kegiatan sahur kelililing ini merupakan kegiatan ke-16 kalinya sejak tahun 2000 yang dilakukan yayasan Puan Amal Hayati bekerjasama dengan Matakin Provinsi Jawa Barat. “Ibu Shinta ini figur seorang pengayom, penebar dan inspirator kebajikan dan perdamaian. Kehadiran Beliau selalu dinantikan oleh seluruh umat beragama.” Ujar wanita yang akrab disapa Mamih Yosen ini kepada Jurnal Bogor, Rabu (8/6).

Apresiasi serupa dingkapkan Ketua Matakin Kabupaten Bogor Adang Lokaria. Menurutnya, kehadiran Ibu Shinta Nuriyah merupakan bukti nyata perhatiannya kepada seluruh umat beragama dan konsistensi perjuangan mantan Ibu Negara ini dalam membangun kerukunan antara umat beragama.

Masih kata Adang, saat ini jumlah umat Khonghucu di Kabupaten Bogor, merupakan yang terbesar di seluruh Indonesia. Sementara jumlah majelis agama sebanyak 17 Makin, yang juga merupakan jumlah Makin terbanyak se-Indonesia. “Satu hal terpenting adalah kerukunan dan kehidupan antar umat beragama di Kabupaten Bogor sangat harmonis.

Kegiatan sahur bersama yatim dan dhuafa ini adalah bukti nyata harmonisasi tersebut.“ Tegas Adang.

Sementara itu, dalam sambutan serta tausiyah jelang sahur, Shinta Nuriyah Abdurahman Wahid memaparkan tentang intisari makna seputar masalah puasa Ramadhan. Menurutnya, puasa bertujuan mendidik dan mengajak agar manusia mampu meningkatkan ketakwaan kepada Tuhan.

Shinta juga mengungkapkan, kenapa dirinya lebih memilih kegiatan sahur bersama daripada berbuka puasa bersama. “Tujuan berbuka adalah membatalkan puasa, sementara tujuan sahur adalah mengajak berpuasa,“ ujarnya.

Saat ini, lanjut Shinta, banyak sekali orang/pihak yang mengadakan kegiatan buka bersama (bukber), meski dengan berbagai tujuan yang berbeda beda. Tanpa mengabaikan kebenaran tentang banyaknya anjuran tentang ganjaran pahala besar bagi yang memberi makanan pada yang berpuasa, namun Shinta mencoba mengkritisi, adanya tujuan-tujuan lain dibalik kegiatan bukber tersebut. “Ada beberapa acara berbuka puasa bersama pejabat publik, tokoh politik dan lain-lainnya. Kadang-kadang tujuannya tidak karena Allah, tapi untuk memperbanyak dukungan,“ selorohnya sambil tersenyum dan disambut tepuk tangan riuh hadirin.

Lebih jauh Shinta Nuriyah memaparkan, tujuan adanya sahur bersama adalah mengajak orang banyak untuk melaksanakan puasa. “Jadi tidak ada alasan lagi untuk orang tidak berpuasa, apalagi dengan dalih tidak makan sahur,“ tegasnya.

Selain itu, sambung Shinta, tujuan utama puasa yaitu meningkatkan keimanan manusia kepada Tuhan. “Tiap tahun puasa itu terus berlanjut. Artinya sudah berpuluh-puluh kali seorang manusia berpuasa. Al-quran tetap menyatakan jika puasa itu adalah agar manusia menjadi orang-orang bertaqwa.

Pertanyaannya, sudahkah kita menjadi orang bertaqwa.?,“ paparnya. Menurut Shinta, inti pelaksanaan ibadah puasa adalah mengajarkan kepada manusia tentang moral dan budi pekerti yang luhur, mengajarkan tentang cinta, kasih sayang, sikap tolong menolong dan berbagai kebaikan serta peduli pada kemanusiaan. “Puasa juga mengajarkan manusia tentang kesabaran dan kejujuran. Mari bersama-sama perkuat niat puasa kita." tutupnya.
Share this article :

0 komentar:

Silahkan Berikan Komentar Anda

Terimakasih...

G

LAWAS

 
potretbogornews : Redaksi | potret_bogor@yahoo.com | Facebook | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Copyright © 2011. - All Rights Reserved
potretbogornews.com update berita kita