HEADLINES NEWS :
REDAKSI

Pedagang Timun Suri Di Jalan Raya Kemang - Parung Membludak

Diposkan Oleh: potretbogornews.com on Selasa, 07 Juni 2016 | 21.29

Pedagang Timun Suri Ontrog Bahu Jalan Raya Kemang - Parung

Kemang - Pedagang timun suri serbu bahu Jalan Raya Kemang - Parung, Kecamatan Kemang Kabupaten Bogor, bahkan, para pedagang membuat jongklok seperti seremoni tahunan di bulan suci Ramadhan ini.

Dari informasi yang dihimpun, dalam sehari pedagang timun suri dapat mengantongi keuntungan minimal Rp 200 ribu hingga Rp 500 ribu per harinya.

Tak hanya itu, timun yang lekat dengan warna kekuningan itu juga memiliki enam manfaat, diantaranya bagi kesehatan tubuh dan kecantikan.

Bahkan, buah untuk meredakam panas dalam itu juga merupakan salah satu jenis buah yang banyak di budidayakan di Indonesia.

Dengan memiliki rasa agak sedikit manis dan gurih, timun suri cukup popoler, sebab bisa di olah sebagai olahan makanan atau minuman yang nikmat.

Salah satunya, di jadikan sebagai jus, maka timun suri juga dimanfaatkan sebagai bahan dasar pembuatan produk kosmetik.

Meskipun namanya adalah timun suri, buah itu bukan termasuk kedalam jenis mentimun, namun lebih dekat dengan keluarga labu-labuan.

Dari segi ukuran, lebih besar dari mentimun, namun kesamaannya dengan buah mentimun adalah sama-sama memiliki kadar air yang banyak dan juga bentuk bijinya yang hampir mirip.

Seorang pedagang timun suri, Imad (37) menuturkan, buah yang ia jajakan tersebut merupakan hasil panen dari wilayah Kecamatan Kemang. " Alhamdulilah, hasil penjualan hari ini lumayan. Dan, setiap tahun sudah seperti tradisi untuk berjualan disini," tuturnya kepada Potret Bogor.

Imad mengaku, pembeli tak hanya berasal dari wilayah Kota dan Kabupatan Bogor. "Banyak juga pembeli dari luar wilayah Bogor, seperti Jakarta, Depok dn Tanggerang," paparnya.

Bahkan, banyak penjual timun suri yang mengambil buah itu ke lapak miliknya untuk dijual kembali diluar wilayah Bogor. "Semoga penjualan di bulan penuh berkah ini dapat lebih baik," tukasnya.

Dia juga menjelaskan, timun suri biasanya dijual dalam bentuak satuan (tak dikilo,red). " Biasanya untuk ukuran besar, saya jual dengan harga Rp 8 ribu, dan ukuran kecil dijual dengan harga Rp 3 ribu," jelasnya.

Hasil pantauan Jurnal Bogor
Penjualan timun suri diwilayah Kemang dan Parung sangat luar biasa karena rata - rata para pedagang sekaligus petani timun suri. (Sani/Jamil).
Share this article :

0 komentar:

Silahkan Berikan Komentar Anda

Terimakasih...

G

LAWAS

 
potretbogornews : Redaksi | potret_bogor@yahoo.com | Facebook | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Copyright © 2011. - All Rights Reserved
potretbogornews.com update berita kita