HEADLINES NEWS :
REDAKSI

Antisipasi Longsor 88 KK di Ungsikan

Diposkan Oleh: potretbogornews.com on Rabu, 18 Mei 2016 | 14.39

NANGGUNG - Untuk mengatisipasi terjadinya longsor, sedikitnya 88 warga Kampung Sikantor RT03/05 Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor terpaksa diungsikan ke tenda darurat.

Seperti yang dituturkan Kepala Desa Malasari, Endang Sukendar, hal itu dilakukan sehubungan adanya kontur tanah di kawasan perbukitan yang berdekatan dengan pemukiman warga sudah mengalami retak-retak sehingga dikhawatirkan terjadi longsor dan menimpa rumah warga.

"Karena sebagian rumah warga juga sudah terlihat retak-retak. Maka sejak hari minggu (9/5/16), kami pihak desa dan masyarakat setempat serta pihak kecamatan memutuskan untuk mengungsikan warga ke tenda pengungsian sementara,"tutur Kades yang akrab disapa Abah Gede.

Menanggapi hal itu, tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor dipimpin langsung oleh Kepala seksi kedaruratan, Asep Usman didampingi Kasubag Keuangan KM,Tb. Sumardi meninjau langsung ke lokasi sekaligus melakukan pendataan terhadap warga yang mengungsi.

Asep Usman menjelaskan, bahwa tahap awal pihaknya hanya mendata dan menyerahkan bantuan bagi para pengungsi. "Untuk selanjutnya, kami menunggu hasil kajian BMKG serta rekomendasi dari ESDM, jadi untuk saat ini kami belum bisa memastikan apakah warga harus di relokasi, atau dikembalikan ke tempat semula,"kata Asep Usman.

Menurutnya, jika sudah ada keputusan dan statusnya adalah daerah rawan bencana maka warga yang ada dilokasi sekitar akan di relokasi."Kendati demikian, tidak bisa dilakukan secepat mungkin melainkan harus menunggu hingga tahun 2018,"jelasnya dihadapan para pengungsi, Camat dan unsur muspika Kecamatan usai melakukan peninjauan dan pendataan di lokasi pengungsian, Kamis (12/6/16).

Pantauan dilokasi, selain melakukan pendataan, BPBD juga menyalurkan bantuan berupa selimut, terpal, sembako dan kebutuhan lain bagi warga yang diungsikan.

"BPBD telah menyalurkan bantuan yang ke 3 kalinya, bantuan tersebut berlangsung selama status tanggap darurat masih berlaku atau maksimal selama 1 bulan,"tambah Usman.

Selain itu, lanjutnya,"Petugas TRC dari BPBD akan selalu mengontrol lokasi dan telah berkoordinasi dengan pihak BKP5K Kabupaten Bogor untuk meninjau dan memberikan bantuan bagi para pengungsi,"pungkasnya.
Share this article :

0 komentar:

Silahkan Berikan Komentar Anda

Terimakasih...

G

LAWAS

 
potretbogornews : Redaksi | potret_bogor@yahoo.com | Facebook | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Copyright © 2011. - All Rights Reserved
potretbogornews.com update berita kita