HEADLINES NEWS :
REDAKSI

BPMPD Kab.Bogor Gelar Rakor Bersama Tenaga Pendamping Desa

Diposkan Oleh: potretbogornews.com on Rabu, 09 Maret 2016 | 18.28

Kab.Bogor,potretbogornews.comSebanyak 46 pendaping desa dan 4 orang tenaga ahli mengikuti kegiatan rapat koordinasi (Rakor) yang dilaksanakan oleh Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Provinsi Jawa Barat yang berlangsung di aula kantor BPMPD Kabupaten Bogor dalam rangka mempersiapkan para tenaga pendamping desa yang akan bertugas diseluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Bogor, Senin (07/03/2016).


Menurut Kepala Bidang Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat pada BPMPD Provinsi Jawa Barat, Firman Nutafiana disela kegiatan rakor menjelaskan pendamping desa yang berhasil direkrut untuk betrtugas di wilayah Kabuupaten Bogor sebanyak 50 orang diantaranya 46 orang untuk tenaga pendamping desa yang akan bertugas di kecamatan dan 4 orang tenaga ahli yang bertugas ditingkat Kabupaten Bogor.

"Sebenarnya kebutuhan untuk pendamping desa yang akan bertugas di wilayah Kabupaten Bogor sebanyak 95 orang, dari jumlah yang tadi akan ditambah dengan para eks petugas PNPM Mandiri pedesaan yang sudah lebih dulu bertugas dikecamatan,"kata Firman.

Firman mengungkapkan, secara tekhnis cara kerja dari para tenaga pendamping desa ini ada sedikit perbedaan dengan tenaga PNPM sebelumnya. Kalau PNPM katanya, melakukan pendekatan terhadap terhadap kelompok-kelompok masyarakat, seperti masyarakat miskin, kegiatan simpan pinjam modal kepada kelompok usaha perempuan dan lain sebagainya namun cara kerja pada pendamping desa ini akan lebih luas karena mencakup seluruh aspek pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.

"Istilahnya, apa yang menjadi amanah dari Undang-undang Nomor 06 tahun 2014 tentang desa yaitu berbagai sektor baik pembangunan maupun pemberdayaan masyarakat desa yang harus diketahui oleh tenaga pendamping termasuk tata kelolah pemerintahan desa,"ucapnya.

Dalam melaksanakan tugasnya lanjut Firman, para pendamping desa ini akan membantu pemerintah desa dalam memberikan wawasan atau pengetahun terhadap tata cara pengelolaan pemerintahan desa baik dalam bentuk pelaporan keuangan desa, penyusunan RPJMdes, RKPdes dan lain sebagainya.

"Maka dari itu, dalam waktu dekat para pendaping desa ini akan dilaksanakan pra tugas untuk pembekalan materi dan sebagainya sehingga pada saat mereka akan terjun mendampingi desa sudah memiliki pengetahuan yang utuh,"jelasnya.

Dia mencontohkan seperti dalam fase sekarang ini, pada bulan pemerintah desa mencoba mencairkan Dana Desa (DD) untuk tahun anggaran 2016, para pendamping yang turun sudah harus bisa bergabung dalam aktivitas masyarakat desa.

"Jangan sampai pada saat pemerintah desa mulai menerima pencairan Dana Desa, para pendamping malah bingung apa yang dimaksud dengan APBdes, RKPdes dan lain sebagainya karena para pendamping desa ini sudah harus memahami hal itu semua,"katanya.(Wan)
Share this article :

0 komentar:

Silahkan Berikan Komentar Anda

Terimakasih...

G

LAWAS

 
potretbogornews : Redaksi | potret_bogor@yahoo.com | Facebook | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Copyright © 2011. - All Rights Reserved
potretbogornews.com update berita kita