HEADLINES NEWS :
REDAKSI

Kecamatan Tajurhalang Bentuk Pokwan

Diposkan Oleh: potretbogornews.com on Rabu, 06 Mei 2015 | 23.38

Tajurhalang, potretbogornews.com - Banyaknya potensi yang dihasilkan oleh para pengrajin kaum ibu di wilayah Kecamatan Tajurhalang bahkan tidak sedikit dari hasil kaum ibu tersebut yang sudah dikenal diberbagai wilayah, sehingga perlu adanya wadah yang bisa menampung ataupun menyediakan bahan kebutuhan para pengrajin yang dikelola baik perorangan maupun kelompok kaum ibu dengan membentuk koprasi wasnita.

Kabid Koprasi UKM perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bogor Linda bersama rombongan kemarin mendatangi para pengrajin yang dimotori oleh UKM, PNPM, serta kader PKK yang ada di wilayah Kecamatan Tajurhalang, pertemuan singkat tersebut disinggung mengenai pembentukan kelembagaan koprasi wanita 2015 di ruang rapat kantor kecamatan yang didampingi langsung oleh Dra. Hj. Nurhayati M.Si Camat Tajurhalang.
Dikesempatan tersebut Camat mengatakan " ini adalah sosialisasi tentang pembentukan kelembagaan koprasi wanita (Kopwan), karena di wilayah ini banyak sekali potensi yang dihasilkan oleh para pengrajin kaum ibu baik perorangan maupun kelompok, terlebih kita juara satu ditingkat Nasional, dimana pokwan ini nantinya harus bisa menyediakan maupun menampung hasil kerajinan yang dihasilkan oleh anggotanya, dan harus dikelola dengan baik, dengan kepengurusan yang mampu berbirokrasi baik kepada pemerintahan setempat maupun pemerintahan yang berada diluar wilayah sebagai bentuk pengembangan usaha yang dijalankan " paparnya.
Sementara Linda Kabid Koprasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bogor ketika dimintai komentarnya mengenai pembentukan pokwan di Tajurhalang ini mengatakan " kita melihat disini itu banyak sekali potensi yang dihasilkan dari hasil kerajinan kaum ibu yang dikelola bai secara perorangan maupun kelompok, sayang kalau potensi yang ada tidak dikelola dengan baik dan berceceran, ini perlu dikembangkan dengan pembentukan pokwan, yang permodalannya itu sendiri dari anggota untuk anggota, koprasi ini harus jeli terhadap kebutuhan anggotanya serta harus dapat mengembangkan usaha yang dikelola oleh anggotanya denfgan sistem pemasaran yang baik, kalau koprasi ini sudah terbentuk maka akan kita legalkan, dan untuk bantuan permodalan dari pemerintah akan ada tapi nanti kita lihat dulu perkembangan kedepannya, kalau perkembangannya bagus kenapa tidak akan kita pasilitasi " terangnya.
Linda mengambil contoh kopwan yang berada di Sumedang yang dikelolaoleh para kaum ibu - ibu petani tersebut dapat berhasil " di tajurhalang pun harus bisa " pungkasnya. (Yat)


Share this article :

0 komentar:

Silahkan Berikan Komentar Anda

Terimakasih...

G

LAWAS

 
potretbogornews : Redaksi | potret_bogor@yahoo.com | Facebook | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Copyright © 2011. - All Rights Reserved
potretbogornews.com update berita kita