HEADLINES NEWS :
REDAKSI

YKLI : Pemberlakuan Tarif Adjustment Merupakan Pelanggaran Konstitusi

Diposkan Oleh: potretbogornews.com on Senin, 06 April 2015 | 22.27


Jakarta,potretbogornews.comYayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menilai pemberlakuan tarif adjustment (turun naik) terhadap komoditas publik, termasuk tarif listrik merupakan pelanggaran konstitusi.“Tarif adjustment itu melanggar konstitusi. Public service kok diserahkan ke pasar,” kata Tulus Abadi, anggota pengurus harian YLKI, Senin (6/4).


Apalagi, ia menegaskan pemberlakuan tarif adjustment dengan minyak. Padahal masalah ini bagian dari inefisiensi. Jadi tak boleh dibebankan ke konsumen.

Ia mempersilakan jika pemerintah ingin menetapkan tarif listrik pada harga keekonomian. tapi jangan ditetapkan dengan mekanisme pasar.

Seperti diketahui, pemerintah berencana memberlakukan tarif adjustment terhadap pelanggan rumahtangga (R1) daya 1.300 VA dan 2.200 VA.

Dalam peraturannya No 09/2015, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said dalam peraturannyan No 09/2015 menyebutkan pemberlakuan tarif adjusment terhadap pelanggan 1.300 VA dan 2.200 VA berlaku Mei mendatang.

Sebelumnya, pemberlakuan tarif adjustment terhadap pelanggan 1.300 VA dan 2.200 VA sempat ditunda dua kali. Januari dan April. (setiawan)
Share this article :

0 komentar:

Silahkan Berikan Komentar Anda

Terimakasih...

G

LAWAS

 
potretbogornews : Redaksi | potret_bogor@yahoo.com | Facebook | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Copyright © 2011. - All Rights Reserved
potretbogornews.com update berita kita