HEADLINES NEWS :
REDAKSI

Ribuan Rumah di Kabupaten Bogor Belum Nikmati Listrik

Diposkan Oleh: potretbogornews.com on Senin, 13 April 2015 | 19.28

Bogor,potretbogornews.com - Sebanyak 99.873 rumah yang tersebar di wilayah Kabupaten Bogor sampai saat ini belum teraliri listrik. Wilayah yang belum teraliri listrik berada di wilayah Bogor bagian timur, Bogor Selatan dan Bogor Barat.


Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kabupaten Bogor mencatat jumlah 99.873 yang belum dialiri listrik merupakan bagian dari 1.114.223 rumah yang ada di wilayah Kabupaten Bogor.

Jika diasumsikan rasio elektrofikasi (RE) atau rumah tangga yang sudah teraliri listrik baru 91,87 persen atau sebanyak 1.014350 rumah."Angka tersebut bisa berbeda dengan kondisi di lapangan. Kemungkinan jumlah warga di Kabupaten Bogor yang belum dapat menikmati penerangan listrik lebih dari itu," ujar Kepala Seksi Teknik Ketenagalistrikan Dinas ESDM Kabupaten Bogor, Gandi Putra Siregar, Senin (13/4/2015).

Gandi menjelaskan, untuk tahun 2015 ini, ESDM menargetkan ada sekitar 9.485 rumah yang akan mendapat bantuan melalui program listrik masuk desa (lisdes). "Dengan begitu masih ada sekitar 90 ribu rumah yang masih belum ada listrinya," katanya.

Sebagian besar proyek lisdes ini, tambah Gandi, tersebar di 42 desa dan 26 kecamatan di Kabupaten Bogor. Seperti di Kecamatan Rumpin, Cariu, Jonggol, dan Sukamakmur, Cigudeg, Jasinga, Sukajaya, dan Cisarua.

Kendala yang paling sulit katanya, karena daerah-daerah letaknya di pengununan dan jauh dari akses jalan besar, sehingga menyulitkan pihak PLN untuk membuka saluran listrik ke daerah tersebut."Sebagian besar wilayah yang belum teraliri listrik merupakan wilayah bergunung-gunung dan sulit ditembus baik oleh transportasi maupun jaringan listrik yang ada. Jadi butuh waktu dan anggaran cukup besar membuka jaringan listrik ke daerah pelosok," katanya.

Namun dalam beberapa tahun terakhir, lanjut Gandi, Pemkab Bogor mendapat bantuan dari pemerintah pusat dan Provinsi Jabar berupa pemasangan JTM, JTR dan Trafo 50 Kva untuk memasang jaringan listrik ke daerah-daerah pelosok.
 
Lebih lanjut katanya, tahun 2014 lalu sebanyak 6.838 rumah mendapat bantuan program lisdes melalui APBD Kabupaten Bogor, Provinsi Jabar dan pemerintah pusat.

Sedangkan untuk tahun ini ada 7.110 rumah yang bersumber dari APBD Kabupten Bogor, 2.157 rumah dari APBD Provinsi Jabar, dan 218 rumah dari APBN. "Bantuan tersebut, sangat membantu mempercepat program lisdes. Bahkan, kini Kabupaten Bogor mendapat peringkat tertinggi se-Jabar maupun Indonesia untuk RE yang sudah teraliri listrik," ujarnya.

Pemasangan listrik ke rumah-rumah warga yang kurang mampu dan belum teraliri listrik katanya, diberikan secara cuma-cuma atau gratis. "Masyarakat hanya membayar tagihan listrik tiap bulannya saja," katanya.

Sementara itu, untuk menyiasiati belum masuknya listrik ke kampungnya, sejumlah warga banyak yang memanfaatkan aliran sungai untuk keperluan menggerakan turbin yang terbuat dan bambu. Seperti yang dilakukan warga Desa Sumur Batu, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor. "Lumayan meski tidak terlalu terang. Cuma kalau pas banjir, suka kebawa air," kata Solihat, salah satu warga Sumur Batu.  (Igon)
Share this article :

0 komentar:

Silahkan Berikan Komentar Anda

Terimakasih...

G

LAWAS

 
potretbogornews : Redaksi | potret_bogor@yahoo.com | Facebook | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Copyright © 2011. - All Rights Reserved
potretbogornews.com update berita kita