HEADLINES NEWS :
REDAKSI

Pengangutan Sampah Di Pasar Parung Lambat

Diposkan Oleh: potretbogornews.com on Rabu, 04 Maret 2015 | 19.32


Parung,potretbogornews.com - Terus bertambahnya para pedagang yang menempati pasar Parung dan bertambahnya aktifitas perdagangan, ternyata tak diimbangi dengan penanganan terhadap permasalahan sampah. Hal ini terbukti dengan makin meningkatnya volume sampah di Pasar milik Pemerintah Kabupaten Bogor tersebut. Ironisnya hal tersebut diperparah dengan tidak adanya sinkronisasi antar UPT terkait.Bahkan, UPT Pasar Parung selaku kepanjangan tangan PD Pasar menilai jika UPT Kebersihan dan Pertamanan wilayah Parung sebagai rekanan PD Pasar tak melakukan tugasnya secara maksimal.Karena sering terlambatnya melakukan pengangkutan sampah di pasar Parung yang berakibat penumpukan.


Hal itu disampaikan Kepala Unit Pasar Parung, Lusi Handayani yang mengeluhkan sering terlambatnya pengangkutan sampah di pasar Parung tersebut. Padahal akibat keterlambatan pengangkutan dan adanya tumpukan sampah,telah menimbulkan bau busuk yang mengganggu kenyamanan dan bisa menyebabkan para pembeli mengurungkan niatnya untuk berbelanja di pasar yang belum lama diresmikan ini. “Perjanjian kami dengan UPT Kebersihan dalam satu minggu 3 sampai 4 kali pengangkutan, tapi sudah beberapa lama ini mereka hanya mengangkut dua kali dalam seminggu, itupun harus kami telepon dulu,” Keluh Lusi, Rabu (4/03/15)



Lebih jauh Lusi menjelaskan, Pasar Parung sebenarnya saat ini sedang fokus menangani permasalahan sampah. Dengan tujuan agar para pedagang dan pembeli mendapatkan kenyaman dalam melakukan transaksi jual beli. "Namun sayangnya, mitra kami yang seharusnya bisa sejalan selalu melanggar komitmen awal." imbuhnya.

Sebelumnya, Unit Pasar Parung pernah menangkap pembuang sampah dari wilayah Pondok Cabe Jakarta Selatan ke TPS Pasar dalam jumlah banyak, dan selanjutnya dilaporkan kepada Kecamatan dan Polsek Parung. kerjasama ini membuktikan bahwa pihaknya serius menangani permasalahan sampah ini. “Seharusnya UPT Kebersihan melihat ini sebagai keseriusan kami dalam meminimalisir keberadaan sampah di pasar Parung, yang harusnya kita jalankan bersama-sama,” bebernya

Sementara itu ditemui terpisah, Camat Parung Daswara Sulanjana membenarkan adanya kerjasama antara Unit Pasar Parung dengan Muspika, ini dilakukan guna menekan pembuang sampah liar dari wilayah lain. Karena permasalahan sampah ini menjadi tanggungjawab bersama. “Kerjasama ini sebagai bentuk keseriusan antara semua pihak dalam menangani masalah sampah di areal Pasar Parung,” ucapnya.

Ketika potretbogor mencoba mengkonfirmasi Kepala UPT Kebersihan dan Pertamanan, yang bersangkutan tidak ada ditempat. (Fahri/Ewo)

Share this article :

0 komentar:

Silahkan Berikan Komentar Anda

Terimakasih...

G

LAWAS

 
potretbogornews : Redaksi | potret_bogor@yahoo.com | Facebook | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Copyright © 2011. - All Rights Reserved
potretbogornews.com update berita kita