HEADLINES NEWS :
REDAKSI

“Libur Sabtu Siswa Menjadi Lebih Fresh”

Diposkan Oleh: potretbogornews.com on Jumat, 06 Maret 2015 | 13.34

 
Kota Bogor, potretbogornews.com - Himbauan Dinas Pendidikan Kota Bogor meliburkan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) pada hari Sabtu yang diarahkan bagi Sekolah Menengah Atas dan sederajatnya (SMA/SMK/MA) telah dilaksanakan oleh SMA/SMK/MA Negeri. Sementara untuk Sekolah Swasta jika memang siap untuk meliburkan KBM dihari Sabtu dipersilahkan tapi bila belum siap tidak dipaksakan. SMAN 5 Kota Bogor sudah menerapkan Lima hari belajar sejak awal Januari 2015.


Sebagaimana disampaikan Kepala SMAN 5 Kota Bogor Acep Sukirman bahwa SMAN 5 Bogor sama dengan Sekolah Menengah Atas Negeri dan sederajat lain sejak Januari lalu menerapkan Libur Sabtu. Menurut Acep sejauh ini belum terlihat adanya perubahan siswa menjadi lebih berprestasi. “Belum terlihat adanya pengaruhnya, mudah-mudahan dengan Libur Sabtu dan tentunya ditambah Minggu dampak secara Psikologis menjadi lebih baik,” terang Acep.

Diakuinya pada hari Senin memang terlihat anak-anak ini lebih fresh dari biasanya. Ia berpendapat dengan waktu Libur Sabtu, menjadikan waktu cukup luang, selain anak dapat mengerjakan PR-PR juga ada waktu komunikasi dengan orang tua. Selain itu menurutnya ada dampak dapat mengurangi kemacetan diakhir pekan, karena siswanya lebih dari 500 menggunakan kendaraan bermotor. Tentunya dengan libur pada hari Sabtu juga berdampak dapat mengeliminir tawuran. “Biasanya tawuran terjadi pada hari Sabtu, karena selesai KBM hari Sabtu anak tidak langsung pulang tapi mereka pada nongkrong dahulu,” imbuh Acep.

Sementara Edgar Suratman Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor mengatakan himbauan libur pada hari Sabtu berdasar pada kajian dan kebutuhan Komite Sekolah, orang tua, dan sekolah, kemudian kebutuhan mengefektifkan aplikasi Kurikulum 2013 dan cenderung dapat mengeliminasi nongkrong siswa di luar sekolah dan menekan penyimpangan-penyimpangan anak-anak. “Intinya ada waktu anak untuk berlibur yang tadinya tidak ada waktu libur karena anak mengerjakan PR-PR pada hari Minggu jadi tidak ada istirahatnya,” papar Edgar.

Dengan waktu luang Sabtu dan Minggu tersebut anak ada sentuhan dan komunikasi dengan orang tua, dengan begitu siswa menjadi lebih refresh pada hari Seninnya. Ia pun membantah kebijakan itu di keluarkan agar tidak terjadi kemacetan arus lalu lintas dengan adanya Preiden Joko Widodo di Bogor. “Program ini tidak ada kaitannya dengan itu, jauh sebelumnya ini sudah digulirkan dan pengurangan kemacetan adalah dampak dari pelaksanaan KBM Libur Sabtu,” tegasnya.

Edgar menambahkan kebijakan atau himbauan KBM Libur pada hari Sabtu tidak dipaksakan untuk semua Sekolah, tapi bagi yang telah siap dipersilahkan. Kebijakan itu masih dalam Uji coba, Dinas Pendidikan Kota Bogor akan mengkaji dan mengevaluasinya. Sementara Ketua Dewan Pendidikan Kota Bogor Ir. Apendi Arsyad menjelaskan Dewan Pendidikan mendukung dan menyambut baik program 5 hari KBM ini. “ini baru himbauan jadi bagi sekolah yang belum siap jangan dipaksakan, saya berharap programnya berjalan tapi tidak langsung mengharuskan, harus ada pembinaan, ada arahan ,ada bantuan, asistensi dan sebagainya,”pungkas Apendi. (Dhar)

Share this article :

0 komentar:

Silahkan Berikan Komentar Anda

Terimakasih...

G

LAWAS

 
potretbogornews : Redaksi | potret_bogor@yahoo.com | Facebook | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Copyright © 2011. - All Rights Reserved
potretbogornews.com update berita kita