HEADLINES NEWS :
REDAKSI

Pol - PP Pemkab Bogor Segel Hotel Seruni

Diposkan Oleh: potretbogornews.com on Kamis, 15 Januari 2015 | 21.43


Puncak, potretbogornews.comHotel Seruni yang berdiri megah di kawasan Puncak tepatnya di atas bukit di Desa Cibereum, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Kamis disegel Satpol PP Kabupaten Bogor. Sejumlah aparat penegak perda ini menyegel 12 bangunan di hotel berbintang tiga tersebut. Bangunan yang disegel terancam dibongkar.


Ke-12 bangunan itu di antaranya bungalow, mess atlet polo, kolam renang bertaraf intrenasional, musala, lapangan tenis, dan ruang genset. “Kami segel Hotel Seruni sebagai penghentian opreasionalnya karena melanggar koefisien dasar bangunan, pelanggaran tata ruang, dan izin bangunan,” ungkap Kasatpolo PP Kabupaten Lutfi Syam.

Dia menegaskan, pelanggaran terhadapan sejumlah banguan di Hotel Seruni berbeda-beda, ada yanga melanggar KDB, tata ruang dan tidak mengantongi izin. “ Penyegelan ini sebagai tindakan agar segera mengurus masalah perizinannya. Jika tak ada usaha untuk membuat perizinan. Kami siap melakukan pembongkaran,” katanya.

Menurutnya, penyegelan ini artinya baru penghentian kegiatan terhadap 12 bangunan tersebut, sedangkan pembongkaran akan lakukan sesuai prosedur. “Intinya jika tak ada niat baik dari pengelola hotel kita lakukan pembongkaran secara paksa. Kita lihat saja nanti,” tandasnya.

Sementara, Direktur Operasional Hotel Seruni. Johnny Lapian mengatakan, pihaknya sudah mengurusi izin sejak satu tahun lalu. “Tapi hingga sekarang belum selesai,” katanya seraya berjanji akan kooperatif dan segera mengurusi segala perizinannya.

Hotel ornamen bernuansa Bali ini pernah ditunjuk sebagai tempat pertandingan Polo Air Asean beberapa waktu lalu. Bahkan kini sejumlah atlet pelatnas polo air yang disiapkan buat Asian Games Juni mendatang di Singapura juga berlatih di kompleks hotel ini. “Terdapat 16 atlet putra dan 16 atlet putri yang sejak sebulan terakhir ini berlatih di kolam renang polo air Hotel Seruni,” ujar Supriyadi, pelatih polo air.

Dengan disegelnya kolam polo air ini, artinya tak bisa digunakan untuk latihan sehingga pihaknya terpaksa berlatih kembali di kawasan Senayan, Jakpus. “Kita pilih kolam Hotel Seruni karena bertarat internasionol dan fasilitasnya lengkap,” ujarnya

Dari catatan Pos Kota, pada 2008, sejumlah bangunan di Hotel Seruni pernah dipersoalkan oleh Komisi C DPRD Kabupaten Bogor lantaran bangunannya berdiri tidak sesuai dengan siteplan dan melanggar KDB. Sejumlah bangunan itu disebut anggota dewan menutupi sekitar 80 persen dari luas tanah. Padahal, sesuai aturan, bangunan di kawasan Puncak hanya diizinkan maksimal 5 persen dari luas tanah. (iwan)

Share this article :

0 komentar:

Silahkan Berikan Komentar Anda

Terimakasih...

G

LAWAS

 
potretbogornews : Redaksi | potret_bogor@yahoo.com | Facebook | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Copyright © 2011. - All Rights Reserved
potretbogornews.com update berita kita