HEADLINES NEWS :
REDAKSI

Dalam Tahun 2014, Tiga Jaksa Dipidanakan

Diposkan Oleh: potretbogornews.com on Selasa, 06 Januari 2015 | 23.17



Jakarta, potretbogornews.com Selama tahun 2014, tiga jaksa dan dua pegawai tata usaha di lingkungan kejaksaan dipidanakan terkait tindak pidana korupsi. Mereka kini, tengah diadili di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

Pelaksana tugas (Plt) Jaksa Agung Muda Pengawasan Jasman Pandjaitan menyebutkan ketiga orang jaksa tersebut, adalah Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Wamena, I Putu Surjana dan jaksa Firman Rachman dan jaksa Lukman (Kasi Pidsus Kejari Soe, NTT.

“Sedangkan dua pegawai tata usaha, adalah Bendahara Khusus Penerima pada Kejari Lampung Rika Aprilia. I Nyoman Budi Permasi (staf Tata Usaha (TU) bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Bali),” kata Jasman di Kejaksaan Agung, Selasa (6/1).

Menurut Jasman, yang juga mantan Kapuspenkum, perkara mereka tengah dalam proses di peradilan dan kejaksaan mendukung pemidanaan mereka sebagai bentuk komitmen dalam penegakan hukum.

Staf Tata Usaha terkait dugaan penyelewengan dana di Kejari Lampung sekitar Rp1,4 miliar. Uang itu adalah Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) 2012 dan 2013, yang berasal denda tilang.

Jaksa I Putu Surjana bersama dengan jaksa Firman Rachman selaku bendaharawan pengeluaran telah mencairkan uang anggaran kantor Kejari Wamena pada Tahun Anggaran 2013 senilai Rp 3.175.072.627 yang penggunaanya tidak didukung bukti-bukti.

Jaksa Lukman diduga terkait dengan dugaan penyimpangan pelaksanaan putusan Pengadilan Negeri Batam nomor: 536/Pid.B/2012/PN.BTM tanggal 20 Desember 2012 berupa uang rampasan sebesar Rp 665.738.316
Terakhir, I Nyoman tidak menyetorkan uang barang bukti sebesar Rp 944 juta dalam perkara tindak pidana korupsi IHDN Denpasar tahun 

Jasman melanjutkan secara umum, selama 2014, Bidang Pengawasan memberikan sanksi kepada 95 jaksa dan 70 orang staf tata usaha, dimana tujuh orang diantaranya diberhentikan sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).
“Tindakan yang dilakukan bersifat indispliner, seperti penyalahgunaan wewenang, kasus perdata dan perbuatan tercela lainnya. ”

Dia mengungkapkan dari 165 orang yang dikenakan sanksi itu. terdiri hukuman ringan sebanyak 43 orang, hukuman sedang (70), berat sebanyak 52 orang. “Dibanding tahun 2013, maka terdapat peningkatan. Tahun 2013 sebanyak 158. 2012 sebanyak 98 orang,” terang Jasman. (ahi)
Share this article :

0 komentar:

Silahkan Berikan Komentar Anda

Terimakasih...

G

LAWAS

 
potretbogornews : Redaksi | potret_bogor@yahoo.com | Facebook | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Copyright © 2011. - All Rights Reserved
potretbogornews.com update berita kita