HEADLINES NEWS :
REDAKSI

BBM Turun Harga Sembako Malah Bertahan

Diposkan Oleh: potretbogornews.com on Senin, 19 Januari 2015 | 22.03


Kab.Bogor,potretbogornews.com - Meski harga bahan bakar minyak (BBM) premium sudah dua kali turun, harga sejumlah kebutuhan pokok di pasar tradisional di Pasar Parung, Kabupaten Bogor masih melambung tinggi. Pasaran telor ayam di tingkat eceran kini menembus Rp25.000/kg. “ Harga kebutuhan pokok akibat kenaikan harga BBM sampai hari ini belum turun, padahal BBM sudah turun dua kali.” Keluh Wanti, warga Desa Parung, Kecamatan Parung, Senin (19/1).


Sementara harga telor ayam ras dijual Rp24.000/kg dari pekan lalu Rp22.000/kg. Di pedagang eceran harga telor mencapai Rp25.000/kg. “Wajar saja dong pedagang eceran ambil untung seribu perak per kilonya,” kata Maryam ,salah seorang pedagang.

Selain telor, di kelompok sayuran harga wortel melesat 100% dari Rp8.000/kg menjadi Rp16.000/kg. Kenaikan tersebut lantaran dipicu cuaca sehingga pasokan dari daerah tersendat. Termasuk ayam ras yang biasanya dijual Rp30.000 per ekor kini rata-rata naik Rp5.000/ekor.

Sedangkan harga sayuran lainnya turun seperti kacang panjang dari Rp18.000/kg menjadi Rp10.000/kg. Sawi putih dan sawi hijau stabil dijual Rp7.000/kg.

Untuk kelompok bumbu dapur, cabe rawit merah Rp65.000/kg dari sebelumnya Rp95.000/kg, cabe merah keriting Rp45.000/kg, bawang merah Rp18.000/kg dan bawang putih Rp16.000/kg.

Daging sapi bertahan di kisaran Rp95.000/kg. Sedangkan ikan basah melonjak seperti kembung banjar kini dijual Rp35.000/kg dari sebelumnya Rp28.000/kg, ikan tuna naik Rp3.000/kg menjadi Rp45.000/kg dan ikan tongkol naik Rp5.000/kg menjadi Rp25.000/kg. “Harga ikan basah sejak musim hujan terus naik, lantaran pasokan berkurang,” kata Sadeli, pedagang ikan. (Wan PB)

Share this article :

0 komentar:

Silahkan Berikan Komentar Anda

Terimakasih...

G

LAWAS

 
potretbogornews : Redaksi | potret_bogor@yahoo.com | Facebook | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Copyright © 2011. - All Rights Reserved
potretbogornews.com update berita kita