HEADLINES NEWS :
REDAKSI

Rebo Nyunda Jadi Program Mingguan Pemkot Bogor

Diposkan Oleh: potretbogornews.com on Kamis, 06 November 2014 | 20.09


Kota Bogor, potretbogornews.com - Rabu Sunda atau Rebo Nyunda salah satu kegiatan mingguan di Kota Bogor yang bertujuan melestarikan budaya Sunda sebgai salah satu budaya lokal yang berkembang di Jawa Barat. Kegiatan Rabu Sunda atau Rebo Nyunda di Kota Bogor dilaksanakan setiap hari Rabu.


Program Rebo Nyunda ini mulai diberlakukan di Kota Bogor pada tanggal 5 November 2014 seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, diwajibkan memakai pakaian daerah khas Sunda, selain menggunakan pakaian Sunda juga dihimbau menggunakan Bahasa Sunda.

Dalam kegiatan apel pagi yang dipimpin Sekretaris Daerah Kota Bogor Drs. H. Ade Sarip Hidayat Rabu (5/11) pertama para PNS Kota Bogor menggunakan pakaian Sunda yakni kebaya dan kain batik sebagai bawahan bagi perempuan, serta iket kepala batik dan menggunakan baju pangsi bagi laki-laki. Selain iket kepala, para laki-laki juga bisa menambahkan hiasan kujang pada baju pangsi sebagai penghias tersebut. 

Sekdakot Bogor Ade Sarip Hidayat dalam sambutannya merasa bangga Pegawai Pemkot Bogor sudah berseragam mau berseragam pakaian Sunda, ini kan Walikota tidak asal membuat perwali atau sebuah aturan dan ketika berpakaian sekarang lah melaksanakan aturan, jadi tingkat kepatuhan terhadap aturan ini sudah terlihat dalam berpakaian.

Ade juga berharap tidak hanya berpakaian saja, kebersamaan kepatuhan para karyawan itu, yaitu untuk meningkatkan kebersamaan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, dan tentunya berkaian Sunda ini harus dimaknai tidak sekedar serimonial berpakain karpet dan segala macam.

Ada makna-makna yang harus dipahami, kata Ade dan dijadikan reperensi dalam kehidupan para pegawai dan tiga hal yang menjadi prinsip dalam kehidupan orang Sunda, yaitu silih asah silih asuh dan silih asih, jadi harus jadi reperensi dalam kehidupan pegawai dalam melaksanakan bekerja.

jadi tidak semua pegawai pemkot ini punya reperensi aturan atau pemahamn semua bagus, tapi ada bagain Hukum, Organisasi, Bappeda. Pertama melalui silih asah ini bisa sinergis terus meningkatkan para kemampuannya, kemudian juga sinergis, jadi tidak ada yang tidak mungkin visi misi Kota Bogor bisa berhasil bisa wujud nanti kedepan.

Kedua harus silih asih dalam kehidupan situasi sekarang ini bisa dimaknai yang luar biasa. Oleh karena itu, harus saling mengingatkan antar sesama ini wujud kekeluargaan yang sangat hebat di Pemkot dan yang ketiga juga harus saling asuh sekarang pemimpin punya staf sehingga anak buah harus diasuh benar jangan mereka ini kemudian semaunya seingatnya dingatkan oleh pemimpin tersu secara berjenjang bertahaptermasuk juga yang distaf harus juga punya rasa sebagai anak kepada orang tua menghormat diwujudkan dalam tantangan bekerja tutup Ade. (Wan PB/Ewo)

Share this article :

0 komentar:

Silahkan Berikan Komentar Anda

Terimakasih...

G

LAWAS

 
potretbogornews : Redaksi | potret_bogor@yahoo.com | Facebook | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Copyright © 2011. - All Rights Reserved
potretbogornews.com update berita kita