HEADLINES NEWS :
REDAKSI

Bangunan Liar Marak Di Ciseeng

Diposkan Oleh: potretbogornews.com on Jumat, 21 November 2014 | 06.30

Ciseeng, potretbogornews.com - Kendati telah diperingati melalui pemasangan papan larangan, 50 pemilik bangunan di atas lahan irigasi disepanjang Jalan H. Usa-Ciseeng, Desa Parigi Mekar, Kecamatan Ciseeng, nyaman berdiri.

Padahal, pada papan larangan tersebut, jelas-jelas tertulis regulasi yang mengatur kebijakan Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Jawa Barat Nomor 4 tahun 2008 tentang Irigasi, lengkap dengan pengenaan sanksi yang dikenakan, yakni pasal 36 ayat 1 menyebutkan siapa yang melanggar akan dikenakan kurungan 3 bulan atau denda paling banyak Rp50 juta.

Tak adanya teguran keras dan lemahnya pengawasan dari Muspika setempat, disinyalir menjadi salah satu penyebab dari maraknya bangunan liar (bangli) itu berdiri. Pasalnya, kondisi ini sudah terjadi tak hanya satu atau dua tahun saja, melainkan sudah belasan tahun.

Salah satu pemilik bangunan Norman (43) dirinya mengakui bangunan yang ia tempati itu liar. "Tapi bangunan ini saya pergunakan untuk usaha, tapi menurutnya, jika memang nantinya pemerintah mau membongkar, silahkan saja," pasrahnya.

Menyikapi hal ini, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Irigasi dan Pengairan, Dinas Bina Marga dan Pengairan (DBMP), Undang Suntana mengklaim, sudah kerap kali melakukan teguran. 

Namun teguran tersebut seolah tak diindahkan para pemilik bangunan dilahan irigasi tersebut. dan bahkan, pihaknya sudha melporkan kejadian ini kepada dinas terkait di Bumi Tegar Beriman."Kamis sudah layangkan teguran baik secara lisan maupun tulisan, saat ini kami hanya menunggu dari dinas terkait untuk menindak lanjuti permasalahan ini," terangnya.

Dikonfirmasi terpisah, Camat Ciseeng, Edy Muslihat menuturkan, bangunan-bangunan tersebut dipastikan tak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB), karena logikanya tidak mungkin diizinkan mendirikan bangunan di kawasan irigasi.Terkait hal ini Kecamatan, aku Camat, hanya bisa bertindak sebatas peneguran dan pembinaan saja terhadap pelanggaran tersebut. "Untuk selebihnya pihaknya akan melaporkan ke Pemkab, kalau memang masih ada pemilik bangunan tutup telinga," ucapnya. (Wan )

Share this article :

0 komentar:

Silahkan Berikan Komentar Anda

Terimakasih...

G

LAWAS

 
potretbogornews : Redaksi | potret_bogor@yahoo.com | Facebook | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Copyright © 2011. - All Rights Reserved
potretbogornews.com update berita kita