HEADLINES NEWS :
REDAKSI

Warga Ontrog Rumah Pemotongan Anjing

Diposkan Oleh: potretbogornews.com on Kamis, 11 September 2014 | 22.20


Kota Bogor, potretbogornews.com - Sejumlah warga mendatangi rumah pemotongan anjing liar di Kelurahan Kebon Pedes, Kecamatan Tanah Sareal, Bogor Kamis (10/9). Sebelumnya rumah milik Kisen Sinaga ini dilarang melakukan pemotongan anjing setelah warga curiga memergoki ceceran darah dari selokan dari pemotongan anjing.


Bahkan warga memergoki Kisen Sinaga melakukan transkasi penyembelihan anjing. “Ada beberapa warga melihat Kisnen membawa empar ekor anjing dalam karung ke sebuah angkot. Saat ditanya dia membantah melakukan penyembelihan anjing, tapi warga tak percaya. Spontan warga mendatangi rumahnya lalu polisi datang dan membawanya ke Polsek Tanah Sareal,” ujar Yangyang, warga setempat.

Kini rumah dengan cat putih kusam dengam lantainya penuh debu kosong. Selam ini rumah itu hanya ditempati Kisnen sendirian,” ujar warga lainnya. Sebelumnya 29 April lalu warga juga mengepung rumah Kisen lantaran diketahui sebagai tempat pemotongan anjing liar. Kala itu warga curiga dengan selokan air penuh ceceran darah. Setelah ditelusuri berasal dari rumah Kisnen yang dijadikan tempat penyembelihan anjing.

“Sejak itu Kisen bernjanji tidak lagi melakukan pemotogan anjing dengan membuat surat pernyataan di atas materai. Kali ini kami minta dia dihukum seberat-beratnya, agar jerah,” kata Ketua RT 02 Rina Santi.

Dari pemerikasan polisi, diketahui Kisnen mengaku sudah lama menyembelih anjing. Sedangkan anjingnya didapat dari daerah Leuwiliang dan Ciampea lalu dagingnya dijual ke rumah makan Lapo Rp25.00 sekilo dan setiap harinya dia mampu menjual 20 Kg di Depok, Bogor dan Jakarta.

Kadis Kesehatan Kota Bogor Rubaeah mengatakan, setiap ruamah pemotongan hewan harus mendapat izin dari Pemkot Bogor. “Ini kedua kalinya dia melakukan penyembelihan anjing. Kami akan menndak tegas,” katanya.

Sedangkan pihaknya juga akan mengecek ke rumah Kisnen yang dikhwatirkan terjangkitnya penyakit gatal-gatal. “Penyakit kulit menjadi salah satu yang harus diwaspadai, karena sisa limbah akan merembes ke dalam tanah dan menyatu dengan air sumur,” ucapnya. (iwan/ewo)

Share this article :

0 komentar:

Silahkan Berikan Komentar Anda

Terimakasih...

G

LAWAS

 
potretbogornews : Redaksi | potret_bogor@yahoo.com | Facebook | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Copyright © 2011. - All Rights Reserved
potretbogornews.com update berita kita