HEADLINES NEWS :
REDAKSI

Pemkot Bogor Akan Siapkan Bus Sekolah

Diposkan Oleh: potretbogornews.com on Minggu, 21 September 2014 | 22.08



Bogor, potretbogornews.com - Kemacetan di Kota Bogor bukan hanya terjadi pada akhir pekan. Setiap hari pada jam sibuk, kemacetan sulit diurai di pelosok Kota Hujan. Tak heran sejumlah siswa sering terlambat masuk sekolah. Kondisi ini membuat Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor merencanakan seluruh siswa di Kota Bogor wajib naik bus sekolah.


Disdik Kota Bogor kini tengah merancang pengadaan bus sekolah tersebut. “Kita targetkan akhir tahun ini sudah disiapkan. Kalaupun tidak, minimal konsepnya rampung dibahas,” ujar Kadisdik Kota Bogor Edgar Suratman, Minggu. Pengadaan bus sekolah, bakal dikaji dengan dinas terkait termasuk jumlah bus, anggarannya, sistem pembayaran, rute dan pemberhentian bus.

Ia berencana memanfaatkan Bus Transpakuan. Alasannya, dari 30 bus yang dimiliki PD Jasa Transportasi (PDJT) ini hanya 20 unit yang dioperasikan. ”Bisa saja kita pakai 10 bus PDJT,” katanya. Begitupula sola rute yang kemungkinan melintasi jalur angkot atau melintasi daerah tertentu sedang mobilisasi bus sekolah hanya pada waktu masuk dan pulang sekolah.

“Bus sekolah ini semua penumpagnya siswa sehingga pontesi untuk tawuran juga bisa ditekan. Kita sudah merancangnya, tinggal disinkronisasikan dengan dinas dan instansi terkait,” katanya.

Bagi sekolah yang selama ini menggunakan badan jalan sebagi lahan parkir kendaraan pengantar dan penjemput siswa, diwajibkan memiliki bus sekolah sendiri. Dia meyakini keberadaan bus sekolah dibutuhkan pelajar Kota Bogor. ”Selain mengurangi kemacetan, juga mengurangi ketrelambatan siswa masuk sekolah” tambhnya.

Wacana ini disambut gembira sejumlah siswa. “Sudah sepantasnya Kota Bogor memiliki bus sekolah seperti di Kota Bandung. Hampir semua pelosok macet. Jika berangkat sekolah kurang dari jam enam pagi, pasti telat,” ucap Ririn, siswa Kelas II sebuah SMAN Kota Bogor.

Siswa lain, Dio, menngaku harus berangkat ke sekolah Pk.05:30 meski jarak sekolah dengan rumahnya di Cibinong dan sekolahnya di kawasan Warung Jambu hanya berjarak 6 km. “Kalau lewat dari jam itu pasti terlambat,” ucapnya. Dia berharap, kelak saat bus sekolah dioperasikan, ada tempat pemberhentian di daerah perbatasan antara Kabupaten dan Kota Bogor sebab banyak siswa Kabupaten Bogor yang sekolah di Kota Bogor. (iwan)

Share this article :

0 komentar:

Silahkan Berikan Komentar Anda

Terimakasih...

G

LAWAS

 
potretbogornews : Redaksi | potret_bogor@yahoo.com | Facebook | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Copyright © 2011. - All Rights Reserved
potretbogornews.com update berita kita