HEADLINES NEWS :
REDAKSI

Bima Arya Tutup Pusat Perbelanjaan Tak Kantongi Izin

Diposkan Oleh: potretbogornews.com on Senin, 01 September 2014 | 07.44



Kota Bogor, potretbogornews.comTidak salah tudingan sebagian orang yang mengatakan, di Kota Bogor, bangun dulu, izin belakangan. Buktinya, Minggu (31/6), Walikota Bogor, Bima Arya, mendapati tempat usaha yang belum mengantongi izin tapi nekat beroperasi. Ia langsung memarahi pengelola dan menutup pusat perbelanjaan itu.


Begitu jengkelnya, walikota langsung marah melihat pusat perbelanjaan Giant Ekstra di Jalan Raya Dramaga, Kecamatan Bogor Barat belum mengantongi izin tapi sudah beroperasi.

Bersama sejumlah petugas Satpol PP, Bma Arya menyambangi pusat perbelanjaan ini, usai melepas ratusan peserta Green Marathon di halaman Kampus STIE Gici Busines School Jl. Pahlawan, Kecamatan Bogor Selatan. Sambil marathon dia memunguti sampah di sepanjang jalan. Aksinya diikuti sejumlah anggota Satpol PP Kota Bogor.

Di tengah perjalanan, anggota Satpol PP memberitahunya tentang pusat perbelanjaan yang belum berizin tapi beroperasi itu. Tak buang waktu, ia bergegas mengajak anak buahnya itu melabrak pusat perbelanjaan tersebut. Setiba di tujuan, ia langsung mencari pengelolanya. “Saya ingin bertemu dan ngomong dengan pengeolanya,” ujarnya.

Begitu pengelola datang, Bima langsung mencecar pertanyaan dengan nada tinggi. “Kenapa ini sudah beroperasi? Kan belum ada izin gangguan. Kamu tahu tidak? Keberadaan tempat ini menyebabkan macet yang banyak dikeluhkan warga. Kami sudah katakan tak boleh beroperasi sebelum dibuatkan celukan, buat menghindari kemacetan. Kenapa sekarang beroperasi? Siapa yang ngasih izin!” ujarnya.

Pertanyaan itu tak bisa dijawab pengelola. Melihat lawan bicara cuma mengangguk-angguk, Bima melanjutkan dengan meminta pengoloa menutup pusat perbelanjaan itu sampai kewajibannya dipenuhi.

Menggunakan pengeras suara, pengelola meminta pengunjung keluar. “Saya kira ada apa, taunya belum ada izin tapi sudah mulai operasi,” kata satu pengunjung yang mengaku belum sempat memulih barang.

Kepada wartawan, Bima Arya mengaku telah mengirim tiga surat teguran agar pusat perbelanjaan itu jangan beropetasi dulu. “Tapi ngeyel. Sekarang kami strop. Satpol PP akan mengawasi, sebelum izin dilengkapi tak akan dibuka,” ujarnya.

Ulah pengelola, sambungnya, melanggar Perda No. 7 Tahun 2011 tentang Izin Gangguan dan Perda No. 5 tahun 2009 tentang Pendaftaran Perizinan di Bidang Perindustrian dan Perdagangan. “Bereskan dulu persyratan dari perizinan itu, kalau semuanya beres baru boleh beroperasi,” katanya. (iwan)


Share this article :

0 komentar:

Silahkan Berikan Komentar Anda

Terimakasih...

G

LAWAS

 
potretbogornews : Redaksi | potret_bogor@yahoo.com | Facebook | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Copyright © 2011. - All Rights Reserved
potretbogornews.com update berita kita