HEADLINES NEWS :
REDAKSI

Proyek Pelebaran Simpang Yasmin Di Harapkan Rampung Tahun ini

Diposkan Oleh: potretbogornews.com on Minggu, 11 Mei 2014 | 12.35



Kota Bogor, potretbogornews.com - Setelah tertunda beberapa tahun, proses pembebasan lahan yang diperuntukan pelebaran Simpang Yasmin tahun ini akan segera di realisasikan, pengerjaan fisik jalan di lahan yang sudah dibebaskan sudah dilaksanakan. Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (Disbima) Kota Bogor, Boris Derurasman saat di temui di ruang kerjanya Kamis (8/5) mengatakan saat ini yang masih terkendala adala dua persil karena ada perubahan permintaan dari pemilik tanah setempat sehingga membuat alot proses pembebasan lahan.



Boris mengungkapkan kedua persil tersebut adala milik Toko Bangunan (TB) Kalimantan Baru di persil 18 milik Lukman dan persil 26 milik TB Sinar Bangunan. Karena berbelit dalam proses pembebasan sebab permintaan pemilik tanan yaitu di persil 18 meminta di kurangi dari siteplan awal 305 meter persegi begitupun dengan pemilik TB Sinar Bangunan. Namun menurut Boris, untuk mempercepat proses pembebasan saat ini uang pembayaran pembebasan lahan milik 2 persil ini sudah di titipkan di pengadilan sehingga proyek dapat terus bekerja. “Kami sudah menempuh berbagai cara untuk mendekati kedua pemilik lahan di wilayah ini tetapi permintaan mereka berubah-ubah maka dari itu langkah terakhir nilai pembayaran lahan mereka yang kena pelebaran jalan sudah di titipkan di pengadilan,” kata Boris.

Pelaksanaan proyek ini merupakan sesuai surat edaran Direktorat Jenderal Bina Marga Melalui Kepala SNVT Pelaksana Jalan Nasional Metropolitan III Jakarta, Drs. Winarto Hadi,ST.MM pada Kementrian Pekerjaan Umun yang di tujukan kepada Walikota Bogor pada tanggal 20 Desember 2011 dengan prihal penyempurnaan persimpangan Semplak pada Jalan Abdullah Bin Nuh, Bogor yang menyebutkan bahwa proses pengadaan pekerjaan kontruksi harus di dukung oleh proses pembebasan lahan yang telah selesai dan tidak bermasalah. Dan mengharapkan proses pembebasan lahan yang dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dapat segera diselesaikan sehingga pekerjaan pada lokasi tersebut dapat segera dilaksanakan pada awal tahun 2012.

Dalam proses pembebasan ini Pemkot Bogor menyiapkan anggaran APBD Kota Bogor tahun 2012 sebesar Rp 7 Miliar lebih dan pelaksana pembebasan dilaksanakan oleh PPTK yang ketika itu di pimpin oleh H. Asep Hikmat pada Disbima Kota Bogor. H. Asep Hikmat menyatakan nilai APBD untuk pembebasan hanya Rp 5 Milar bukan Rp 7 Miliar, ketika itu Kadisbima Kota Bogor dipimpin oleh Ir. H. Hermasyah, namun proses pembebasan ini molor hingga akhir tahun 2013 dan baru dilanjutkan tahun 2014 ini. (Sum)


Share this article :

0 komentar:

Silahkan Berikan Komentar Anda

Terimakasih...

G

LAWAS

 
potretbogornews : Redaksi | potret_bogor@yahoo.com | Facebook | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Copyright © 2011. - All Rights Reserved
potretbogornews.com update berita kita