HEADLINES NEWS :
REDAKSI

Dirut PDAM Tirta Pakuan Menjawab Keberadaan Instalasi Di Griya Soka 2

Diposkan Oleh: potretbogornews.com on Rabu, 14 Mei 2014 | 08.24



Kota Bogor, potretbogornews.com - Berawal dari laporan warga yang menginginkan adanya instalasi PDAM di wilayah Desa Sukaraja dan Desa Cikeas, Kecamtan Sukaraja, Kabupaten Bogor agar warga di wilayah ini dapat menikmati layanan air bersih dari PDAM Tirta Kahuripan, Seperti yang di beritakan Potretbogornews sebelumnya, warga merasa di anak tirikan karena Perumahan Griya Soka 2 yang berada di Desa Sukaraja yang merupakan satu management dengan perumahan Bogor Raya ini telah memiliki Instalasi PDAM tetapi instalasi ini bukan milik PDAM Tirta Kahuripan pemiliki wilayah melainkan instalasi milik PDAM Tirta pakuan Kota Bogor.


Warga mempertanyakan, kenapa di perumahan ada instalasi PDAM sementara di rumah warga Desa di wilayah ini tidak ada Instalasi PDAM, Humas PDAM Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor, Joko menjelaskan, jika warga ingin menikmati layanan PDAM harus mengajukan melalui surat untuk mengetahui besar kebutuhan masyarakat setempat melalui RT dan RW serta di ketahui oleh Kepala Desa (Kades). “Kami bisa membangun instalasi atas dasar ajuan warga setempat dan berapa banyak warga yang membutuhkan,” kata Joko.



Menjawab pertanyaan mengenai adanya instalasi PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor di area Perumahan Griya Soka 2 yang merupakan wilayah Kabupaten Bogor, pihaknya tidak mengetahui. Dia mengatakan akan melihat dulu apakah ada MoU yang telah di sepekati oleh PDAM Tirta Pakuan dengan Tirta Kahuripan mengenai hal ini dan dalam draf MoU tersebut apa saja ketentuannya.

Sementara itu, Bagian Marketing Promosi Griya Soka 2, Yudha saat di temui oleh Potretbgornews di ruang kerjanya membenarkan hal ini, Yudha menyebutkan bahwa seluruh Instalasi Bogor Raya merupakan instalasi milik PDAM Tirta Pakuan termasuk di Griya Soka 1 hingga 5. “Untuk tehnisnya kenapa PDAM Tirta Pakuan bukan Tirta Kahuripan saya kurang paham karena hal itu merupakan wewenang atasan saya dan saya disini baru di tempatkan,” kata Yudha.

Dalam menjawab hal ini, Dirut PDAM Tirta Pakuan, Untung Kurniadi saat di temui Potretbogornews usai rapat sosialisasi Pencegahan tindak pidana korupsi dengan Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) di Balaikota Bogor, Selasa (13/5) mengatakan bahwa keberadaan instalasi di wilayah tersebut merupakan ada perjanjian kerjasama antar daerah yaitu pemeritah daerah Kabupaten Bogor dan Kota Bogor yang merupakan paying hukumnya. Dengan perjanjian tersebut ditindak lanjuti berdasarkan peraturan pemerintah nomor 7 tahun 2005 tentang penyediaan air minum bahwa regulator dan tanggung jawab penyedia air minum adalah pemerintah daerah. “Ini ditindak lanjuti dengan MoU antara PDAM Kota maupun Kabupaten Bogor, dalam MoU itu tertuang kesepakatan perjanjian kerjasama disebutkan bahwa bagi daerah yang belum terlayani silakan dilayani oleh siapapun,” katanya.

Tetapi menurutnya, kalau sudah terlayani misalnya di Kota Bogor ada beberapa wilayah seperti kelurahan yang belum terlayani oleh PDAM Kota Bogor silakan PDAM Kabupaten masuk tetapi tidak boleh melakukan pengembangan begitupun sebaliknya. (Sum/EM) 




Share this article :

0 komentar:

Silahkan Berikan Komentar Anda

Terimakasih...

G

LAWAS

 
potretbogornews : Redaksi | potret_bogor@yahoo.com | Facebook | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Copyright © 2011. - All Rights Reserved
potretbogornews.com update berita kita