HEADLINES NEWS :
REDAKSI

Film ‘Habibie dan Ainun’ Menguras Emosi Penonton

Diposkan Oleh: potretbogornews.com on Jumat, 04 April 2014 | 18.22



Jedah, potretbogornews.com - Dua belas film dari sejumlah negara Asia diputar di 7th Asian Film Festival, yang di kediaman konsul jenderal Jepang di Jeddah, Arab Saudi, Dalam film yang berlangsung 12 hari itu, diputar pula film Indonesia Habibie dan Ainun, yang diangkat berdasarkan biografi mantan Presiden Indonesia BJ Habibie dan istrinya, mendiang Hasri Ainum Besari.



Arab Saudi dikenal sebagai “Negeri Tanpa Bioskop”. Namun beberapa tahun terakhir mulai membuka diri, antara lain dengan menjadi tuan rumah Festival Film Negara-negara Asia, Film Habibie dan Ainun yang diperankan oleh aktor Reza Rahardian dan aktris Bunga Citra Lestari mendapat sambutan istimewa.

Situs Arabnews menulis, film Habibie dan Aniun merupakan sebuah roller coasteryang menguras emosi penonton. “Pesan besar di akhir film adalah bahwa segala sesuatu adalah mungkin atas nama cinta,” demikian arabnews dalam ulasannya.

Festival ini diselenggarakan oleh Asian Konsulat Jenderal Klub (ACGC) terdiri dari 13 negara Asia. Tahun ini, Thailand dan negara tuan rumah Arab Saudi, tidak berpartisipasi .

Sejumlah film dan dokumenter dari negara-negara seperti, Bangladesh, China, India, Indonesia , Jepang, Korea, Malaysia, Pakistan, Filipina, Singapura, Brunei dan Sri Lanka ditampilan dalam satu platform sebagai budaya yang berbeda untuk dinikmati, dan pertukaran dan dipahami .

Pada upacara pembukaan, Konsul Jenderal China dan koordinator ACGC untuk tahun ini , Anwar Habiballah, menyambut tamu dan wartawan atas nama ACGC . Dia mengatakan film adalah seni yang mewakili budaya, tradisi dan sangat dekat dengan kehidupan dan emosi manusia .

Habiballah mengungkapkan, tujuan utama dari festival film adalah untuk mempromosikan pertukaran budaya antara negara-negara Asia dan Arab Saudi, “Film adalah salah satu alat yang paling efisien untuk menggambarkan masyarakat dan budayanya; tidak diragukan lagi, festival film merupakan upaya kolektif dari 13 negara ACGC di Jeddah untuk menampilkan keragaman budaya dan tradisi mereka kepada masyarakat internasional guna menumbuhkan saling pengertian, ” katanya .

Semua film di ajang festival diputar dalam bahasa aslinya dengan teks bahasa Inggris . (AN)
Share this article :

0 komentar:

Silahkan Berikan Komentar Anda

Terimakasih...

G

LAWAS

 
potretbogornews : Redaksi | potret_bogor@yahoo.com | Facebook | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Copyright © 2011. - All Rights Reserved
potretbogornews.com update berita kita