HEADLINES NEWS :
REDAKSI

GSPB Luncurkan Buku Cerpen Bahasa Sunda

Diposkan Oleh: potretbogornews.com on Selasa, 25 Maret 2014 | 07.04

Kota Bogor, potretbogornews.com - Setelah sukses mencetak Buku Sejarah Bogor Karya Saleh Danasasmita dalam bahasa sunda pada tahun 2012 lalu. kini Gerakan Sarebu Pikeun Buku (GSPB) Kota Bogor yang dipimpin Shahlan Rasyidi, akan meluncurkan Buku kumpulan Cerpen (Cerita Pendek) dan sajak dalam bahasa sunda.

“ Buku kumpulan Cerpen atau Carpon (Carita Pondok) dan sajak dalam bahasa sunda karya Budayawan Dadang H.Padmadiredja rencananya akan diluncurkan pada 5 April mendatang, “ kata Ketua GSPB Shahlan Rasyidi, Senin (24/3).

Rencananya, kata Shahlan, ada dua pilihan untuk lokasi launching nanti, pertama di Sekretariat PWI Perwakilan Kota Bogor Jalan Kesehatan No. 4, atau di Kawasan Pedestrian Taman Topi. “Kita lihat kondisinya nanti, tergantung situasinya, yang jelas kalau tanggalnya hampir dipastikan pada 5 April mendatang,”tegasnya. 

Shahlan yang juga menjabat Ketua PEPADI Kota Bogor ini, mengucapkan terima kasih kepada fihak-fihak yang telah membantu baik secara material maupun moral dengan terbitnya buku kumpulan carpon dan sajak Sunda tersebut.

“Saya secara pribadi dan atas nama GSPB mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu terbitnya buku kumpulan cerpen dan sajak bahasa sunda, baik perorangan maupun pihak perusahaan dan para donatur lainnya,“ kata dia. 

Seperti diketahui, pada tahun 2012 lalu GSPB menerbitkan buku Sejarah Bogor dalam versi Bahasa Sunda. Buku Sejarah Bogor yang ditulis oleh Almarhum Saleh Danasasmita versi bahasa sunda tersebut di Launching oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dalam rapat Paripurna Istimewa DPRD memperingati Hari Jadi Bogor pada tahun 2012. " Saat itu kita cetak 1000 buku yang dibagikan secara gratis kepada masyarakat Kota Bogor termasuk sekolah-sekolah di Kota Bogor," kata Shahlan yang juga menjabat menjadi Kepala Bidang Peternakan pada Dinas Pertanian Kota Bogor.

Sementara itu Dadang H. Padmadiredja yang hasil karyanya akan diterbitkan, mengaku bangga dan berharap karyanya yang berupa carpon serta sajak dalam bahasa Sunda bisa diterima masarakat Bogor. “Mudah-mudahan bisa bermanfaat, karena hanya sebatas itulah kemampuan saya dalam mengarang,” imbuhnya.

Rencananya buku tersebut akan dijual ke masyarakat, serta uangnya akan digunakan untuk mencetak kembali buku lainnya. “Kalau buku Sejarah Bogor berbahasa sunda kita dibagikan secara gratis, tapi untuk kumpulan carpon dan sajak sunda akan kita jual, “pungkasnya. 
(Wan PB)
Share this article :

0 komentar:

Silahkan Berikan Komentar Anda

Terimakasih...

G

LAWAS

 
potretbogornews : Redaksi | potret_bogor@yahoo.com | Facebook | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Copyright © 2011. - All Rights Reserved
potretbogornews.com update berita kita