HEADLINES NEWS :
REDAKSI

Lukisan van Gogh Senilai Rp 438 Miliar, Ditemukan Terbengkalai

Diposkan Oleh: potretbogornews.com on Selasa, 10 September 2013 | 16.07

Jakarta, PBC - Lukisan-lukisan Van Gogh kini jadi rebutan para kolektor benda seni dunia. Tak disangka salah satu lukisan Van Gogh ditemukan dalam kondisi terbengkalai selama hampir satu abad di sebuah loteng rumah di Norwegia.
Lukisan yang disebut sebagai salah satu maha karya seniman asal Belanda itu berjudul 'Sunset at Montmajour'. Lukisan ini dulu sempat ditolak berbagai pihak gara-gara disangka palsu karena tak mencantumkan tanda tangan Van Gogh.

Mengapa lukisan Van Goh bisa sampai di loteng rumah warga Norwegia itu? Lukisan itu pernah dibeli oleh seorang indistrialis asal Norwegia, Christian Mustad. Namun Mustad tampaknya dibisiki seseorang bahwa lukisan yang dibelinya itu palsu. Mustad langsung menyimpan lukisan itu di loteng rumahnya.

Tahun 1991, pemilik lukisan setelah Mustad yang tak mau disebut namanya itu mengontak Museum Van Gogh di Belanda tentang lukisan yang ditemukannya di loteng rumah itu.

Tapi pihak museum menolak, sebagian karena lukisan itu tak ditandatangani Van Gogh. Namun setelah menyelidiki dan meneliti selama beberapa tahun, akhirnya pihak museum membuktikan keaslian lukisan itu, berdasarkan pigmen cat, pemeriksaan x-ray dan jenis kanvas yang digunakan.

Lukisan 'Sunset at Montmajour' ini disebut para ahli dibuat sekitar waktu yang sama saat Van Gogh mengalami masa kejayaannya. "Yaitu pada periode yang sama ketika dia tinggal di Arles, Provence saat dia melukis ‘The Yellow House’, ‘The Bedroom’ dan sejumlah lukisan lain yang bertema bunga matahari," kata Alex Ruger, Direktur Museum Van Gogh, Belanda.

Lukisan 'Sunset at Montmajour' itu sendiri seperti membuktikan mata Van Gogh bisa menangkap pemandangan alam yang biasa jadi luar biasa.

"Pengalaman menemukan maha karya yang hanya bisa terjadi sekali seumur hidup," kata Ruger seperti dikutip Daily Mail. Ini adalah penemuan karya Van Gogh pertama kali sejak tahun 1928.

Mewakili museum, Ruger mengatakan lukisan ini saat ini masih jadi milik pribadi kolektor benda seni yang tak ingin dipublikasikan namanya itu.

Namun sang pemilik mengizinkan lukisan ini di pamerkan di museum mulai 24 September mendatang. Para ahli karya seni menaksir jika dilelang lukisan ini bisa bernilai puluhan juta dolar.

Selain mengunakan teknologi untuk menguji karya Van Gogh, para ahli berpatokan pada surat tulisan tangan Van Gogh pada kakaknya, Theo.

Dalam suratnya itu Van Gogh menulis apa yang dilakukannya suatu hari di musim panas pada tahun 1888. Yaitu melukis pepohonan dan semak belukar seperti obyek lukisan 'Sunset at Montmajour' itu.

Dalam surat itu, Van Gogh menulis ke pada Theo kakaknya, sempat melukis pemandangan musim panas itu pada tanggal 4 Juli 1888. Tapi tampaknya Van Gogh kecewa akan hasil lukisannya. "Hasilnya jauh dibawah apa yang aku harapkan," kata Van Gogh.

Van Gogh yang mengidap masalah kesehatan mental, memang dikenal sering terlalu kritis terhadap hasil karyanya sendiri. Termasuk pada sejumlah karyanya yang sangat terkenal seperti 'Starry Night', yang dilukisnya pada tahun 1889.

Sepanjang hidupnya, Van Gogh hanya menjual sebuah lukisan. Semua karyanya baru mendapat pengakuan justru setelah dia dia meninggal dunia. Saat ini Van Gogh tercatat sebagai salah satu dari seniman yang dicari karyanya setelah beberapa kali karyanya muncul di pelelangan.

Pada tahun 1987, lukisan berjudul ‘Vase With Fifteen Sunflowers’ terjual seharga 25 juta poundsterling atau Rp 438 miliar. Padahal saat menyelesaikan lukisan itu, Van Gogh sempat ragu-ragu pula untuk menandatanganinya. (sumber:http://hot.detik.com )

Share this article :

0 komentar:

Silahkan Berikan Komentar Anda

Terimakasih...

G

LAWAS

 
potretbogornews : Redaksi | potret_bogor@yahoo.com | Facebook | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Copyright © 2011. - All Rights Reserved
potretbogornews.com update berita kita